Kepri Cari 200 Tenaga Kesehatan untuk Operasional RS Pulau Galang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Turut serta dalam rombongan tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Turut serta dalam rombongan tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mencari 200 orang tenaga kesehatan untuk mendukung operasional Rumah Sakit Khusus karantina dan isolasi penyakit menular di Pulau Galang, Kota Batam.

    "Yang diperlukan tenaga pendukung, pihak penyelenggara. Danrem meminta kepada kami melakukan rekrutmen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Batam, Kamis, 2 April 2020.

    Sampai saat ini, Kepri telah merekrut sebanyak 55 orang, yang empat di antaranya adalah dokter. Sisanya adalah paramedis seperti ahli gizi, apoteker dan perawat.

    Tjetjep menyebut jumlah tersebut masih kurang. "Ini tentu kurang. Kami buka kesempatan seluasnya. Dibutuhkan 200 orang, kalau ingin menjadi sukarelawan, silahkan," kata dia.

    Sedangkan untuk tenaga di luar kesehatan, seperti petugas kebersihan dan lainnya, kata Tjetjep, pihaknya akan merekrut warga di sekitar lokasi rumah sakit.

    Presiden Jokowi sebelumnya telah melakukan kunjungan ke rumah sakit tersebut. Ia menyebut rumah sakit bisa milai dioperasikan pada Senin, 6 April mendatang.

    Rumah sakit tersebut memiliki kapasitas tampung sebanyak 1.000 tempat tidur dan terbagi menjadi 3 zona. Zona A adalah lokasi bangunan penunjang tempat mes yang dapat memuat 158 kamar tenaga kesehatan ditambah fasilitas farmasi, laundrypower house, dan fasilitas lainnya yang sudah selesai 100 persen.

    Selanjutnya zona B atau bangunan inti terdiri dari ruang isolasi dengan 20 bed dan bangunan observasi dengan 340 bed. Di Bangunan inti RS Corona itu juga dibangun laboratorium satelit, laboratorium farmasi, kamar jenazah dan lapangan olahraga. Zona C adalah bangunan pengembangan yang dipergunakan untuk non-ICU sebanyak 30 bed, ICU dan ruang observasi

    Tjetjep pun menyampaikan bahwa warga Kepri menjadi prioritas untuk dirawat di Galang apabila kondisi rumah sakit rujukan tidak memungkinkan untuk merawat masyarakat setempat. "Karena secara fasilitas ruangan dan perawatan paling lengkap di Galang. Rumah sakit lain ada tekanan negatif tapi ada kekurangan pendukung lainnya," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.