Kemendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh Harus Dipermudah

Reporter

Dua mahasiswi melintas di dekat gedung fakultas kedokteran Universitas Udayana (UNUD) yang sepi aktivitas di Denpasar, Bali, Senin, 16 Maret 2020. Pemprov Bali menetapkan status siaga darurat wabah COVID-19 dan mengeluarkan edaran untuk mengurangi kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti instansi pemerintah, sekolah dan perguruan tinggi yang diberlakukan pada 16-30 Maret dan akan dievaluasi kembali. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta  - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau agar perguruan tinggi dengan otonomi yang dimilikinya dapat memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di masa darurat pandemi virus corona atau Covid-19. 
"Diberikan otoritas yg luas kepada pimpinan perguruan tinggi agar dapat mengambil langkah-langkah yang paling tepat dan paling baik yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing, maupun kondisi perguruan tinggi masing-masing. Mengingat kondisi tiap daerah dan perguruan tinggi pasti beragam," kata Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam melalui pernyataan tertulisnya, Kamis 2 April 2020.

Nizam juga berpesan agar Perguruan tinggi dapat memanfaatkan sistem-sistem pembelajaran jarak jauh yang sudah tersedia dan menghindari kegiatan tatap muka secara langsung.
Lebih lanjut, Nizam mengimbau agar perguruan tinggi dapat memudahkan pembelajaran selama darurat Covid-19. Dia mengatakan, bagi para dosen pembimbing tugas akhir bisa memberikan metode yang fleksibel.
"Untuk karya tulis akhir tidak harus berupa pengumpulan data primer di lapangan atau laboratorium," ucapnya.

Kemudian dia mempersilahkan Perguruan Tinggi bila perlu mengatur kembali jadwal dan metode ujian dengan memerhatikan situasi dan kondisi di  kampus. Beragam metode yang tak konvensional bisa dijadikan pilihan, seperti dalam bentuk penugasan, esai, kajian pustaka, analisa data, proyek mandiri, dan lain-lain.

"Yang penting didasarkan pada learning outcome atau capaian pembelajaran yang diharapkan. Jadwal praktik bisa digeser, akhir semester bisa digeser, kalender akademik bisa disesuaikan. Yang tidak boleh dikompromikan adalah kualitas pembelajarannya," kata Nizam.

Selain itu, Kemendikbud meminta agar perguruan tinggi dapat melakukan upaya kreatif dalam rangka membantu meringankan beban mahasiswa dalam keterbatasan ekonomi, seperti memberikan subsidi pulsa, atau logistik.
"Mobilisasi alumni menolong adik-adiknya, atau gotong royong dimana yang mampu menolong yang tidak mampu. Dengan demikian ciri khas masyarakat Indonesia, yakni semangat gotong-royong justru semakin kuat saat menghadapi pandemi ini," tuturnya.

Setelah melewati pandemi Covid-19, lanjut Nizam, akan banyak kegiatan mahasiswa yang bisa dilakukan untuk melakukan perbaikan ekonomi masyarakat, misalnya pada sektor usaha kecil dan menengah serta sektor informal.
 






Universitas Pancasila Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama di Bidang Teknik

5 hari lalu

Universitas Pancasila Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama di Bidang Teknik

Sejumlah catatan istimewa mengikuti pengukuhan 5 Guru Besar terbaru di Universitas Pancasila.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

7 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

7 hari lalu

Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

Pemerintah perlu merancang pembangunan perguruan tinggi kelas dunia di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

8 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jumlah Mahasiwa Aktif di Universitas Terbuka Saat Ini 700 Ribu Orang

10 hari lalu

Jumlah Mahasiwa Aktif di Universitas Terbuka Saat Ini 700 Ribu Orang

Yang registrasi semester dua tahun ini sebanyak 400 ribu lebih. Melonjak lebih dari 100 persen. Rekor di Universitas Terbuka.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

14 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Kementerian Pendidikan Kurangi Beban Administrasi Dosen dengan Integrasi Sistem

20 hari lalu

Kementerian Pendidikan Kurangi Beban Administrasi Dosen dengan Integrasi Sistem

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam mengatakan pihaknya akan mengurangi beban administrasi dosen melalui pengintegrasian aplikasi yang ada.


Soal Diskon Tiket Kereta untuk 5 PTN, PT KAI: Kami Tidak Diskriminatif

20 hari lalu

Soal Diskon Tiket Kereta untuk 5 PTN, PT KAI: Kami Tidak Diskriminatif

PT KAI memberikan diskon tiket kereta api untuk 5 PTN. PT KAI juga akan menjalin kerja sama dengan kampus lain.


Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

20 hari lalu

Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

Para santri dari Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mengikuti seleksi PTN dinyatakan lulus 100 persen.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

21 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.