Gugus Tugas Covid-19 Klaim Sudah Serahkan 85 Ribu APD ke DKI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan dengan APD lusuh dan robek membuka pelindung wajah buatan sendiri usai bertugas di tenda penyakit infeksius di Puskesmas Tamblong, Bandung, Rabu, 1 April 2020. Para petugas yang setiap hari memeriksa pasien dengan gejala terinfeksi virus corona Covid-19 ini harus bekerja dengan APD yang seadanya. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas kesehatan dengan APD lusuh dan robek membuka pelindung wajah buatan sendiri usai bertugas di tenda penyakit infeksius di Puskesmas Tamblong, Bandung, Rabu, 1 April 2020. Para petugas yang setiap hari memeriksa pasien dengan gejala terinfeksi virus corona Covid-19 ini harus bekerja dengan APD yang seadanya. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Gugus Tugas Covid-19 menyatakan telah mendistribusikan alat pelindung diri ke DKI Jakarta sebanyak 85 ribu unit. Jakarta menjadi provinsi yang mendapatkan jumlah APD paling banyak ketimbang provinsi lainnya.

    “DKI telah kami kirimkan sebanyak 85 ribu, kami pada 23 Maret dan 31 Maret,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, Achmad Yurianti di Gedung BNPB, Kamis, 2 Maret 2020.

    Selain DKI, Yurianto mengatakan APD juga sudah dikirimkan ke Jawa Barat sebanyak 55 ribu; Jawa Tengah 20 ribu; Jawa Timur 25 ribu; Daerah Istimewa Yogyakarta 10 ribu APD; Bali 12.500; dan Banten 10 ribu APD. Sementara untuk provinsi di luar wilayah itu, dikirimkan rata-rata lima ribu APD.

    Yurianto meminta rumah sakit yang ada di masing-masing provinsi untuk menghubungi Dinas Kesahtan setempat bila memerlukan APD. Dia mengatakan Dinas Kesehatan provinsi menjadi titik pendistribusian APD dari pemerintah pusat.

    Ia mengatakan akan terus melakukan distribusi. Pemerintah, kata dia, juga akan berupaya meningkatkan kemampuan produksi APD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?