Menteri Sosial Minta Kepala Daerah Bikin Program Bantuan Sosial

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Juliari P batubara di dampingi Dirjen Penanganan Fakir miskin Andi ZA Dulung  dan Direktur Penanganan Fakir Miskin Wlayah I  AM Asmunandar  melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Bengkulu Utara provini Bengkulu.

    Menteri Sosial Juliari P batubara di dampingi Dirjen Penanganan Fakir miskin Andi ZA Dulung dan Direktur Penanganan Fakir Miskin Wlayah I AM Asmunandar melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Bengkulu Utara provini Bengkulu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Juliari Batubara mengharapkan para kepala daerah untuk melengkapi program bantuan sosial yang dijalankan pemerintah pusat untuk warga terdampak virus Corona. Program bantuan sosial dari daerah, kata dia, dapat membantu meringankan beban masyarakat di daerah.

    "Agar bisa memastikan bahwa warga di daerah masing-masing terdampak bisa mendapat bantuan sehingga bisa minimalisasi penderitaan yang mereka alami saat ini," kata Juliari dalam konferensi pers di gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis 2 April 2020.

    Selain program jaring pengaman sosial yang digerakkan oleh Kementeri Sosial, program bantuan sosial daerah diperlukan agar masyarakat merasa aman di tengah pandemi virus Corona. "Untuk meyakinkan lagi rakyat Indonesia benar-benar berada di tangan yang aman," ujar Juliari.

    Pemerintah Pusat telah menyiapkan dana sebesar Rp 405 triliun untuk paket stimulus. Di antaranya sudah dialokasikan Rp 110 triliun untuk program jaring pengaman sosial.

    Beberapa program jaring pengaman sosial yang mendapat stimulus oleh pemerintah untuk menekan dampak virus Corona di antaranya: Program Keluarga Harapan atau PKH; Kartu Sembako; Kartu Prakerja; penggratisan pelanggan listrik 450va dan diskon 50 persen untuk 900va; 25 triliun untuk operasi pasar dan logistik; dan keringanan pembayaran kredit bagi pekerja informal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.