Wabah Corona, Anies Akan Salurkan Bansos Rp 4,5 Triliun

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang kaki lima berjalan di dekat mural bertema pencegahaan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Jakarta, Rabu, 1 April 2020. ANTAR/Aprillio Akbar

    Pedagang kaki lima berjalan di dekat mural bertema pencegahaan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Jakarta, Rabu, 1 April 2020. ANTAR/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bantuan sosial terkait wabah Corona akan diberikan kepada 3,7 juta masyarakat miskin dan rentan miskin di Jakarta.

    “Dalam catatan kami ada 3,7 juta orang yang dalam posisi miskin dan rentan miskin. Mereka terdampak cukup serius dan perlu ada dukungan untuk bisa membiayai kehidupan di Jakarta,” kata Anies dalam video konferensi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis, 2 April 2020.

    Anies merinci, 1,1 juta orang merupakan kelompok masyarakat miskin. Sedangkan 2,6 juta orang merupakan target kelompok masyarakat rentan miskin. Saat ini, DKI masih mendata siapa saja yang termasuk kelompok rentan miskin. Sebab, selama ini mereka tidak mendapat bantuan dari DKI maupun pusat.

    Kelompok rentan miskin ini, kata Anies, seperti pedagang bakso, pengemudi ojek online, dan pedagang kaki lima. Selama ini, mereka memiliki pendapatan harian. Namun, ketika ekonomi mengalami kontraksi, mereka terancam kehilangan pendapatannya. “Ini yang sedang dikumpul datanya untuk bisa mendapat bantuan pemerintah,” ujar Anies.

    Dari pembicaraan terakhir dengan Menteri Sosial, Anies menyampaikan bahwa besaran bantuan yang akan diberikan sekitar Rp 880 ribu selama dua bulan, yaitu April dan Mei 2020. Sehingga, total nilai bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp 4,5 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.