Propam Selidiki Polisi yang Pesta Nikah di Tengah Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan pengantin saat menggelar akad nikah di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020. Pasangan pengantin tersebut menggelar pernikahan yang dihadiri keluarga saja tanpa dilakukannya resepsi untuk mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pasangan pengantin saat menggelar akad nikah di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020. Pasangan pengantin tersebut menggelar pernikahan yang dihadiri keluarga saja tanpa dilakukannya resepsi untuk mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Beredar foto-foto pernikahan seorang anggota polisi di sebuah hotel mewah yang ada di Jakarta. Warga net ramai mengecam acara pernikahan itu karena digelar di tengah pandemi Corona.

    Apalagi, polisi di daerah juga rutin menggelar razia acara yang mengundang banyak orang termasuk pernikahan. Kepala Polri Idham Azis bahkan sudah mengeluarkan maklumat yang melarang orang untuk berkumpul.

    Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menyebut Divisi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polda Metro Jaya tengah menyelidiki anggota yang mengadakan pesta pernikahan secara mewah di tengah wabah virus Corona itu. "Propam PMJ sudah jalan. Mereka yang tangani," ujar Agus saat dikonfirmasi pada Rabu, 1 April 2020.

    Dari foto yang beredar, acara pernikahan itu sendiri digelar pada 21 Mei. Dari tangkapan layar yang beredar nampak kedua mempelai berjalan di bawah pedang pora, salah satu prosesi di mana pasangan yang menikah berjalan di bawah gapura pedang.

    Tak hanya foto, acara ini juga terekam dalam beberapa video yang beredar. Dari rekaman itu, nampak seorang influencer menari TikTok di acara pernikahan tersebut.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.