Wabah Corona, Jokowi Minta Kepulangan TKI dari Malaysia Diawasi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan bahwa G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan virus corona agar pandemi tersebut tidak mengganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun antar anggota selama bertahun-tahun. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan bahwa G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan virus corona agar pandemi tersebut tidak mengganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun antar anggota selama bertahun-tahun. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepulangan (TKI) dari Malaysia diawasi ketat agar virus Corona (Covid-19) tidak sampai masuk ke desa. Sejak pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown pada 18 Maret lalu, ribuan WNI berbondong-bondong pulang melalui pelabuhan internasional Karimun.

    “Saat ini, setiap hari ada mobilitas tenaga kerja Indonesia yang dari Malaysia pulang mudik. Ini harus dikontrol, harus diawasi dan dicek sehingga semuanya dalam keadaan bersih dan tidak membawa Corona masuk ke desa,” kata Jokowi lewat video conference dari Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu, 1 Februari 2020.

    Sebelumnya, Jokowi mengaku bahwa dirinya menerima laporan bahwa setiap harinya ada kurang lebih ada 3.000 pekerja migran yang kembali dari Malaysia.

    Ia pun memprediksi akan ada ratusan ribu hingga jutaan pekerja migran dari Malaysia yang akan kembali ke Tanah Air pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. "Ini betul-betul perlu kita cermati karena ini menyangkut bisa ratusan ribu, bisa jutaan WNI yang akan pulang," kata Jokowi.

    Selain itu, pemerintah juga mencermati kepulangan dari WNI yang bekerja di luar negeri sebagai kru kapal. Diperkirakan jumlahnya mencapai 10.000 orang. "Perlu disiapkan tahapan untuk screening mereka," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.