Alasan Jokowi Munculkan Wacana Darurat Sipil Tangani Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan pidato dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam KTT Luar Biasa tersebut, ada beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama, salah satunya seluruh negara akan patungan membuat vaksin virus Corona.  ANTARA/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan pidato dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam KTT Luar Biasa tersebut, ada beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama, salah satunya seluruh negara akan patungan membuat vaksin virus Corona. ANTARA/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasan menyampaikan wacana darurat sipil dalam menangani wabah Corona atau Covid-19. “Semua skenario itu kita siapkan. Dari yang ringan, moderat, sedang, maupun terburuk. Darurat sipil kita siapkan jika terjadi keadaan abnormal,” kata Jokowi, Selasa, 31 Maret 2020.

    Jokowi mengatakan, pemerintah menyiapkan perangkat menangani wabah Corona dan menyampaikannya kepada publik. Namun, untuk saat ini, pemerintah memutuskan untuk menjalani pembatasan sosial berskala besar.  

    Soal pembatasan sosial berskala besar, Jokowi mengaku baru saja menandatangani peraturan pemerintah yang menjadi aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Selain itu, ia juga meneken keputusan presiden terkait kedaruratan kesehatan masyarakat.

    Dengan terbitnya PP dan Keppres ini, Jokowi meminta kepala daerah tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri yang tidak terkoordinasi. “Semua kebijakan di daerah harus sesuai peraturan, berada dalam koridor UU, PP, dan Keppres,” kata dia.

    Selain itu, kata Jokowi, Polri juga dapat mengambil langkah penegakan hukum terukur sesuai undang-undang, agar pembatasan sosial berskala besar dapat berlaku secara efektif dan menapai tujuan mencegah meluasnya wabah Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.