Pasien Covid-19 yang Meninggal di Jatim Bertambah Jadi 8

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengkonfirmasi bahwa pasien Covid-19 yang meninggal di provinsinya bertambah satu sehingga total 8 orang.

    "Meninggal di Pamekasan, tiga hari lalu," kata Khofifah dalam keterangan pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, hari ini, Senin, 30 Maret 2020.

    Adapun pasien Covid-19 sekarang menjadi 91 atau bertambah satu. Pasien terbaru dari Kabupaten Situbondo. Dari 91 pasien Covid-19, 16 di antaranya sembuh dan telah pulang ke rumah masing-masing. Tiga dari 16 orang tersebut sebelumnya dirawat di RSUD dr Soetomo. 

    "Alhamdulillah," ucapnya. "Kami terima kasih kepada tenaga medis."

    Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim tidak mengalami penambahan yakni 336 orang. Peningkatan signifikan justru terjadi pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP), yakni dari 5.071 menjadi 5.812.

    Menurut Khofifah, dari 1.316 alat rapid test Corona yang digunakan, sebanyak 28 pengguna terkonfirmasi positif tertular virus Corona tapi belum benar-benar dinyatakan kena Covid-19 karena harus tes swab terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.