Update Corona 29 Maret: 1.285 kasus, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas yang mengenakan APD lengkap menyemprot warga dengan disinfektan sebelum mengikuti rapid test virus Corona di Puskesmas Pengasinan, Depok, Jawa Barat, 27 Maret 2020. Rapid test itu diperuntukkan bagi PDP yang isolasi mandiri, ODP dan petugas media yang kontak erat dengan pasien positif Corona yang tidak dilengkapi dengan APD lengkap. TEMPO/Nurdiansah

    Petugas yang mengenakan APD lengkap menyemprot warga dengan disinfektan sebelum mengikuti rapid test virus Corona di Puskesmas Pengasinan, Depok, Jawa Barat, 27 Maret 2020. Rapid test itu diperuntukkan bagi PDP yang isolasi mandiri, ODP dan petugas media yang kontak erat dengan pasien positif Corona yang tidak dilengkapi dengan APD lengkap. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan kasus terkonfirmasi atau positif Corona di Indonesia.  

    "Ada penambahan 130 kasus baru sehingga menjadi 1.285 kasus, kemudian ada 64 Sembuh, dan total 114 meninggal," kata Yurianto pada Sabtu, 29 Maret 2020

    Yurianto pun meminta tak ada masyarakat yang mengucilkan mereka yang positif Corona. "Kita harus membantu mereka agar bisa mengisolasi diri," katanya. Selain itu, ia meminta mereka yang sehat agar tetap menjaga diri.

    Ia mengingatkan masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun setiap hendak makan atau minum. "Jadi tidak perlu menggunakan hand sanitizer, cukup menggunakan sabun dengan air mengaliar," kata Yurianto.

    Achmad Yurianto meminta masyarakat agar tetap mematuhi anjuran di rumah saja untuk isolasi diri. Selain itu, ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.