Menpan Tjahjo Kumolo Segera Atur Mudik ASN di Tengah Corona

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik menggunakan kereta api. BAY ISMOYO/AFP/Getty Images

    Ilustrasi mudik menggunakan kereta api. BAY ISMOYO/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) segera mengumumkan aturan mudik Idul Fitri 2020 khusus bagi ASN (aparatur sipil negara) di tengah wabah virus Corona.

    "Senin minggu depan akan ada konferensi pers," kata Menteri PAN-RB  Tjahjo Kumolo via singkat kepada Tempo pada Sabtu malam, 28 Maret 2020.

    Tjahjo menjelaskan soal instruksi khusus bagi ASN agar tak mudik Lebaran 2020 demi mencegah penyebaran virus Corona. Dia tak merinci lebih jauh apakah pengumuman tersebut akan berbarengan dengan keputusan pemerintah soal mudik Idul Fitri 2020.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman  dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan ada tiga skenario menyangkut kegiatan skala nasional tahunan mudik: digelar seperti biasa, eniadakan mudik gratis, atau pelarangan mudik.

    SI, nama inisial ASN di institusi pemerintah pusat, justru pulang ke kampung halamannya di Yogyakarta.

    Dia mengklaim mentalnya mulai tak sehat lantaran terlalu lama berdiam di pondokan (kos) sejak diberlakukannya pembatasan interaksi sosial dan bekerja dari rumah (work from home).

    "Aku merasa mental health-ku mulai enggak sehat di kamar terus, waktu itu posisinya udah social distancing seminggu. Rasanya seperti mulai kehilangan akal, bawaannya anxious (cemas)," kata SI kepada Tempo pada Sabtu, 28 Maret 2020.

    SI pun menganggap situasi wabah Corona di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Ia mulai takut kesulitan akses mencari kebutuhan hidup sehari-hari jika nantinya pemerintah menetapkan karantina wilayah atau local lockdown.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.