Rotary Club Jogja Merapi Gelar Program Mitigasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam sebuah survei yang digelar secara mandiri di Kota Yogyakarta, Rotary Club of Jogja Merapi menemukan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga diri dalam pencegahan persebaran virus Covid-19 masih sangat rendah.

    Survei mendapati 3 dari 10 orang di jalanan yang mengenakan masker medis maupun nonmedis. Sementara 1 dari 100 penjual makanan di Yogyakarta juga tidak menerapkan pola antisipasi dengan tidak menggunakan masker ataupun siaga cuci tangan dalam menjalankan usahanya.

    “Membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga higienisitas diri dan meminimalisir penularan Covid-19 menjadi arus utama, mengingat produsen dan pedagang merupakan tulang punggung dalam distribusi pangan kita. Melindungi diri sendiri merupakan upaya melindungi orang lain juga,” sebut Ratri S., Presiden Rotary Club of Jogja Merapi, dalam keterangannya yang diterima Tempo, Sabtu, 28 Maret 2020.

    Melalui survei dan penelitian singkat itu, Rotary Club of Jogja Merapi berinisiatif memulai sebuah program mitigasi untuk mengurangi persebaran virus Covid-19 di titik-titik strategis pangan. Titik-titik strategis tersebut di antaranya penjaja makanan dan jajanan siap saji, warung-warung makan, hingga pelaku usaha pangan industri rumahan, serta pabrik tahu-tempe.

    “Mereka tidak dapat menghentikan usahanya meski karena berkaitan dengan nafas ekonomi mereka, di mana ‘tidak berproduksi atau tidak bekerja sama dengan tidak ada makanan bagi keluarga mereka,’” ujar Ratri.

    Berdaya Dalam Bahaya merupakan program strategis yang digagas Rotary Club of Jogja Merapi. Program ini ditujukan pada kelompok rentan yang menjadi bagian dalam rantai pasokan pangan di DIY. Program ini diawali dari pilot project yang menyasar Pasar Tiban, industri tahu dan tempe, penjaja makanan/warung di Desa Ngestiharjo, Sleman.

    Program akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Maret 2020 di Pasar Tiban Desa Ngestiharjo, Ngemplak, Sleman mulai pukul 17.00. Aktivitas selama di Pasar Tiban antara lain pembagian masker, tempat cuci tangan portabel, serta kampanye edukasi mengenai perlunya tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, berjualan dan berproduksi secara higienis, dan lain sebagainya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.