Wali Kota Tegal Akan Minta ASN Sumbang Warga Tak Mampu

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pembatas  dipasang untuk menutup jalan ke arah Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat, 27 Maret 2020.  Jalanan di pusat kota lengang dan  penjualan  sejumlah toko dan rumah makan diperkirakan menurun hingga 80 persen. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Sejumlah pembatas dipasang untuk menutup jalan ke arah Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat, 27 Maret 2020. Jalanan di pusat kota lengang dan penjualan sejumlah toko dan rumah makan diperkirakan menurun hingga 80 persen. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Tegal Dedi Yon Supriyono berjanji menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu masyarakat tak mampu selama isolasi wilayah akibat pandemi Corona nanti. Dia mengatakan juga akan mengajak jajaran pemerintah kota, ASN, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal untuk melakukan hal serupa.

    "Saya berencana mengkoordinir mereka dengan sukarela 
    menyisihkan gaji membantu masyarakat tidak mampu," kata Dedi dalam diskusi Populi Center 'Kerja Efektif Menghadapi Corona', Sabtu, 28 Maret 2020. Hal ini disampaikan Dedi saat ditanya mengenai kesiapan pemerintah Kota Tegal  melakukan isolasi wilayah demi mencegah penyebaran virus Corona.

    Pemerintah melalui Dinas Sosial akan menggelontorkan dana tak terduga untuk membantu warga tak mampu. Namun, dia juga mengatakan rata-rata masyarakat Tegal pun mampu secara ekonomi.

    Angka kemiskinan Kota Tegal, kata Dedi, sangat kecil. "Rata-rata masyarakat Tegal ini mampu.” Untuk masyarakat tidak mampu, persiapannya dana bencana atau dana tidak terduga untuk bencana dapat digunakan.

    Pemerintah Kota Tegal akan mulai melakukan isolasi wilayah pada Senin, 30 Maret hingga Jumat, 30 Juni mendatang. Dedi mengatakan akan ada satu pintu untuk keluar masuk Kota Tegal. Orang-orang yang berlalu lintas pun akan dicatat identitasnya. 

    Dedi mengklaim sudah memastikan ketersediaan bahan pangan untuk Kota Tegal menjelang pemberlakuan kebijakan isolasi wilayah. Dedi mengatakan sudah berkomunikasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) terkait ini. "Kami sudah komunikasi dengan Bulog, kami sudah mempersiapkan pangan hingga tiga sampai empat bulan," kata Dedi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?