Mahfud Md Yakin Indonesia Sanggup Penuhi Kebutuhan APD

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan saat ini Indonesia masih sanggup memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD). Minimnya APD kini menjadi masalah utama yang dikeluhkan tenaga kesehatan yang ada di garda depan merawat pasien positif Virus Corona.

    "Pokoknya sekarang kami sudah menyiapkan itu APD, sebagian besar perusahan-perusahaan dalam negeri ternyata sanggup membuat," kata Mahfud saat video conference, Jumat, 27 Maret 2020.

    Indonesia sempat menerima kiriman APB yang merupakan bantuan dari pemerintah Cina. APD ini digunakan bagi petugas kesehatan yang terlibat langsung merawat pasien yang terpapar Virus Corona.

    Mahfud mengatakan perusahaan dalam negeri yang akan memproduksi APD akan sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    "Nanti diharapkan dalam waktu dekat itu, asal dibeli oleh pemerintah itu, siap membuat dengan standar yang sudah diatur WHO, dan kami sudah menghitungnya," kata Mahfud.

    Saat ini, angka pasien positif Virus Corona di Indonesia telah mencapai angka 1.046 kasus. Dari total ini, 87 orang di antaranya dinyatakan meninggal. Sejauh ini, ada 46 kasus yang dinyatakan telah sembuh dan diizinkan pulang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.