Hanya 4 Dokter Paru di Sultra, IDI Minta Masyarakat di Rumah Saja

Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien terjangkit virus Corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Senin, 3 Februari 2020. Simulasi dilakukan untuk menyiapkan tenaga medis dan sarana kesehatannya dalam menangani dan merawat pasien terduga atau terjangkit virus Corona. ANTARA/Idhad Zakaria

TEMPO.CO, Kendari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabiul Awal, mengatakan hanya ada empat dokter spesialis paru di wilayah mereka. Jumlah personil dokter ini, kata dia, akan sangat kurang jika kasus positif Corona di wilayah Sultra terus melonjak.

Menurut Rabiul, yang juga juru bicara penanganan Covid-19 Sultra ini, jumlah dokter ini masih kurang terlebih dalam kondisi masa pandemi. Sehingga dia meminta masyarakat serius mengikuti instruksi pemerintah. 

"Bayangkan kalau jumlah pasien positif Covid-19 ini meningkat namun jumlah tenaga medisnya sedikit. Kondisi ini akan menyulitkan penanganan pasien," kata dia, Jumat, 27 Maret 2020.

Ia mengatakan dalam kondisi seperti sekarang para tenaga kesehatan seperti perawat, petugas lab, termasuk dokter yang berada di garda terdepan merupakan orang yang paling rentan terpapar virus.

Jika dokter-dokter ini ikut terpapar atau terinfeksi, maka mereka akan menjalani prosedur karantina selama 14 hari. Jika kondisi ini terjadi dokter yang jumlahnya sedikit ini akan berkurang lagi. Dan pada akhirnya hal itu akan berdampak pada pelayanan pasien.

“ Dokter kita terbatas jadi memang sangat penting masyarakat patuh pada instruksi pemerintah salah satunya sosialdistancing. Dengan itu kita membantu meringankan tugas ,” jelas Rabiul pada Tempo saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Corona, jumlah warga Sultra yang positif terinfeksi virus corona sebanyak tiga orang. 17 orang berstatus PDP dan ada 1.734 berstatus ODP.  






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

15 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

6 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

10 hari lalu

Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

Dia adalah satu-satunya pasien terkonfirmasi positif cacar monyet di Tanah Air hingga trennya di dunia yang kini menurun.


Universitas Daring Khusus Dokter dari Alodokter, Bisa Dapat SKP

13 hari lalu

Universitas Daring Khusus Dokter dari Alodokter, Bisa Dapat SKP

Fitur terbaru dari Alomedika bernama Alomedika eCourse yakni universitas daring khusus dokter pertama di Indonesia.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

14 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

16 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Lima Bahaya Self Diagnosis

17 hari lalu

Lima Bahaya Self Diagnosis

Survei Pew Research Center's Internet & American Life Project menyatakan sepertiga dari mereka yang melakukan self diagnosis tak datang ke dokter.


Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

17 hari lalu

Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

Keuntungan pertama dari self diagnosis adalah mengurangi biaya operasional datang ke dokter, selagi penyakit dapat disembuhkan sendiri.


Keluarga Berkumpul Kesehatan Ratu Elizabeth II Mengkhawatirkan

18 hari lalu

Keluarga Berkumpul Kesehatan Ratu Elizabeth II Mengkhawatirkan

Sejumlah anggota keluarga Kerajaan Inggris bergegas mendampingi Ratu Elizabeth II setelah tim dokter mengutarakan kekhawatiran atas kondisi kesehatan