2 Warga Kalimantan Utara Positif Corona, Punya Riwayat ke Jakarta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Tarakan - Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyampaikan bahwa dua warganya positif tertular virus Corona.

    "Dengan segala keprihatinan, pagi ini saya mengumumkan adanya dua warga yang positif terjangkit Corona berdasarkan hasil uji Laboratorium Kesehatan Surabaya," kata Irianto dalam siaran pers yang diterima di Tarakan, Jumat, 27 Maret 2020.

    Satu pasien positif tengah dalam penanganan di ruang isolasi RSUD Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Satu pasien positif lainnya dirawat di ruang isolasi RSUD Pemerintah Provinsi di Kota Tarakan. Keduanya memiliki riwayat bepergian ke daerah DKI Jakarta.

    "Saya minta semua masyarakat tetap tenang namun tetap harus waspada. Mari kita terus mawas terhadap penyebaran dan penularan virus Corona ini dengan melakukan social dan phisical distancing," kata Irianto.

    Selain itu, Irianto mengatakan sudah mengecek Pasar Induk Tanjung Selor untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga. Ia mengatakan harga komoditas di pasar masih relatif normal baik itu beras, telur ayam, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya.

    "Saya juga mengajak pedagang dan pembeli di Pasar Induk tadi untuk terus menjaga kesehatannya. Minimal memakai masker. Bisa dibuat sendiri jikalau di apotek masih kekurangan," kata Irianto.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara