Pandemi Corona, 1.188 Perantau Sudah Mudik ke Gunungkidul

Sejumlah pemudik membawa barangnya saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 9 Juni 2019. Pemudik memadati Stasiun Pasar Senen pada puncak arus balik Lebaran 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Yogyakarta - Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan ada ribuan perantau yang pulang kampung atau mudik ke daerahnya di tengah wabah Corona.

"Data pendatang yang telah saya laporkan ke Gubernur (Sri Sultan Hamengku Buwono X) tadi jumlahnya 1.188 orang," ujar Badingah, Kamis 26 Maret 2020. Badingah menambahkan bahwa para perantau itu terbanyak pulang ke tiga kecamatan yakni Kecamatan Playen, Nglipar, dan Semanu.

Sebelumnya, satu perantau asal Jakarta yang pulang ke Gunungkidul dinyatakan positif Corona. Pria itu bahkan sempat membantu hajatan warga desanya pada 13-15 Maret sebelum akhirnya mengeluh gejala mengarah Corona dan dirawat di Rumah Sakit Panti Rahayu Gunungkidul pada 16 Maret 2020.

Setelah beberapa hari dirawat, pria itu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari Gunungkidul. Kemudian ia diperbolehkan pulang ke rumahnya pada 21 Maret 2020.

Pada tanggal 25 Maret 2020 hasil uji laboratorium pria itu keluar dan positif Corona. Lalu pada Kamis 26 Maret 2020, pria itu dijemput tim medis RSUD Wonosari untuk diisolasi dan mendapat perawatan.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menambahkan tidak ada protokol untuk mengisolasi satu dusun tanpa ada kebijakan memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. "Tidak mungkin isolasi tanpa menyiapkan keperluan pokok harian," ujarnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan dalam dua hari terakhir pihaknya menerima adanya lonjakan pendatang masuk ke Yogyakarta hingga jumlahnya 1.000 orang lebih.

Sultan menginstruksikan kepala daerah se-DIY agar segera menurunkan jajarannya hingga tingkat padukuhan untuk memantau para pendatang itu apakah bebas dari virus Corona. "Untuk pendatang yang masuk Yogya wajib isolasi diri di rumah minimal 14 hari," ujar Sultan.






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

8 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

1 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Terseret Ombak Pantai di Gunungkidul, Guru Besar UGM Meninggal

2 hari lalu

Terseret Ombak Pantai di Gunungkidul, Guru Besar UGM Meninggal

Guru Besar Fakultas UGM Samekto Wibowo, 78, meninggal dunia usai terseret dan tenggelam di Pantai Pulang Sawal, Kabupaten Gunungkidul,


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

6 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

13 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

16 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

23 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

24 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

24 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.