Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terinfeksi Virus Corona, Dosen IAIN Kediri Meninggal

image-gnews
Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Kediri–Pemerintah Kabupaten Kediri mengumumkan meninggalnya satu warganya akibat terpapar virus corona  atau Covid-19. Korban diketahui berprofesi sebagai dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri dan sempat berinteraksi dengan banyak orang sebelum meninggal.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabpuaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro mengatakan korban meninggal dunia pada Selasa, 24 Maret 2020. “Satu orang meninggal dunia sebelum hasil swab (pemeriksaan air ludah) keluar, dimana sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes,” kata Bambang dalam siaran persnya, Kamis, 26 Maret 2020.

Korban sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit HVA Toelongredjo Pare sebelum dirujuk ke RSUD Pare Kabupaten Kediri. Menurut Bambang seluruh proses perlakuan jenazah hingga pemakaman dilakukan sesuai standar pasien dalam pengawasan (PDP).

Selain itu Dinas Kesehatan setempat juga melakukan pelacakan kepada orang-orang yang bersinggungan erat dengan almarhum. Prosedur ini dilakukan menyusul keluarnya hasil swab kepada korban yang menyatakan positif terpapar Covid-19.

Rektor IAIN Kediri Nur Chamid M. dalam siaran persnya mengatakan korban meninggal dunia akibat virus Covid-19  adalah dosen pengajar di kampusnya. Korban bernama  Nur Aklis.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagai langkah pereventif, Nur Chamid telah melakukan pendataan kepada seluruh civitas akademik yang memiliki riwayat berinteraksi dengan korban dalam 14 hari lalu. Mereka diminta melakukan isolasi diri selama 14 hari ke depan terhitung dari tanggal 24 Maret 2020.

Nur Chamid juga mengumumkan riwayat kemungkinan kontak sosial almarhum sebagai berikut: Pada 6 Maret 2020 ke kampus mengurus nilai kegiatan akademik mahasiswa magang. Tanggal 7 Maret 2020 takziah ke Blora. Pada 9 – 18 Maret 2020 melakukan pelatihan calon petugas haji di asrama haji Sukulilo Surabaya

Tanggal 19 Maret 2020 pulang dan tak berapa lama kemudian masuk rumah sakit. Tanggal 24 Maret 2020 meninggal dunia dan dimakamkan petugas RSUD Pare Kediri dengan standar Covid-19.

“Jika dalam masa tersebut muncul gangguan kesehatan mohon memeriksakan diri ke layanan medis terdekat, dan lapor Corona Center Kota Kediri,” kata Nur Chamid.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Bupati Kediri: Memilih Pemimpin Harus Lihat 'Track Record'nya

14 hari lalu

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat acara peluncuran maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri tahun 2024 di lapangan Kantor Pemkab Kediri, Jumat 28 Juni 2024
Bupati Kediri: Memilih Pemimpin Harus Lihat 'Track Record'nya

Pilkada 2024 diharapkan menghasilkan pemimpin yang dapat membangun Kabupaten Kediri maupun Jawa Timur.


Laba Gudang Garam Naik Hampir Dua Kali Lipat

14 hari lalu

PT Gudang Garam Tbk. menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) di Hotel Grand Surya di Jalan Doho no 95 Kota Kediri pada Jumat, 28 Juni 2024.
Laba Gudang Garam Naik Hampir Dua Kali Lipat

Laba PT Gudang Garam Tbk. naik hampir dua kali lipat dari Rp 2,8 triliun menjadi Rp 5,3 triliun.


Suami Istri di Kediri Mengaku Kesal Hingga Aniaya Anak Mereka yang Masih Balita, Jenazahnya Dikubur Samping Rumah

16 hari lalu

Polisi saat olah TKP di lokasi bocah dikuburkan diduga meninggal setelah dianiaya orangtuanya di Kediri, Jawa Timur, Selasa 25 Juni 2024. ANTARA/ HO-polisi
Suami Istri di Kediri Mengaku Kesal Hingga Aniaya Anak Mereka yang Masih Balita, Jenazahnya Dikubur Samping Rumah

Suami istri di Kediri menganiaya anak mereka yang masih balita hingga tewas. Polisi menduga penganiayaan tekah terjadi berulang kali.


Suami Istri di Kediri Membunuh Anak Mereka yang Masih Balita, Lalu Menguburnya di Samping Rumah

16 hari lalu

Polisi saat olah TKP di lokasi bocah dikuburkan diduga meninggal setelah dianiaya orangtuanya di Kediri, Jawa Timur, Selasa 25 Juni 2024. ANTARA/ HO-polisi
Suami Istri di Kediri Membunuh Anak Mereka yang Masih Balita, Lalu Menguburnya di Samping Rumah

Kasus suami istri di Kediri membunuh anak mereka yang masih balita ini terkuak setelah sang kakek menanyakan keberadaan cucunya tersebut.


Bupati Kediri Cek Kesiapan Pembukaan Jembatan Jongbiru Kediri

21 hari lalu

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengecek progres proyek Jembatan Jongbiru, jelang pembukaan awal Juli.
Bupati Kediri Cek Kesiapan Pembukaan Jembatan Jongbiru Kediri

Secara keseluruhan pembangunan tidak ada hambatan


Mbak Cicha Berharap Inu Kirana 2024 Bisa Kenalkan Potensi Kabupaten Kediri

23 hari lalu

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo saat rapat kerja Pemilihan Duta Wisata Inu Kirana 2024. Rabu 19 Juni 2024.
Mbak Cicha Berharap Inu Kirana 2024 Bisa Kenalkan Potensi Kabupaten Kediri

Nantinya putra putri terpilih bisa mempopulerkan potensi dan identitas Kabupaten Kediri, serta mampu menjadi ujung tombak dalam mendongkrak sektor pariwisata dan kebudayaan.


Pilkada 2024: Survei SMRC Sebut Pemilih Ingin Hanindhito Kembali Jadi Bupati Kediri

25 hari lalu

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat gerakan massal Bela Beli UMKM Kabupaten Kediri pada hari jadi Kabupaten Kediri ke- 219.
Pilkada 2024: Survei SMRC Sebut Pemilih Ingin Hanindhito Kembali Jadi Bupati Kediri

Survei menjelang Pilkada 2024 menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Hanindhito mencapai 87 persen.


Idul Adha 1445 H, Bupati Kediri Sumbang Dua Sapi Kurban

25 hari lalu

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan sumbangan hewan kurban berupa sapi ke Masjid Agung An-Nur di Pare. Senin 17 Juni 2024.
Idul Adha 1445 H, Bupati Kediri Sumbang Dua Sapi Kurban

Pembagian daging kurban diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menyebarkan kebahagiaan


Peringati KHG, Mbak Cicha Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim

27 hari lalu

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito bersama sejumlah anak yatim piatu berkeliling ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Kediri. Sabtu 15 Juni 2024. Dok. Kabupaten Kediri.
Peringati KHG, Mbak Cicha Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim

Seluruh peserta diajak berkeliling untuk melihat Bandara Internasional Dhoho, Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), dan Taman Pancar di Kecamatan Gurah.


Pemkab Kediri Monitoring dan Evaluasi Intervensi Pencegahan Stunting 2024

30 hari lalu

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nurwulan Andadari berfoto bersama usai monitoring dan evaluasi intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024 di Posyandu Kedondong, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, pada Rabu 12 Juni 2024.
Pemkab Kediri Monitoring dan Evaluasi Intervensi Pencegahan Stunting 2024

Kehadiran ibu hamil dan calon pengantin di Posyandu mempermudah pengecekan dan pencegahan stunting