Jokowi Teken Keppres Pemberhentian Komisioner KPU Evi Novida

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner KPU Viryan Azis dan Evi Novida Ginting didampingi anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar memeriksa dokumen rekapitulasi suara Sulawesi Selatan di Kantor KPU RI, Jakarta, Ahad, 19 Mei 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Komisioner KPU Viryan Azis dan Evi Novida Ginting didampingi anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar memeriksa dokumen rekapitulasi suara Sulawesi Selatan di Kantor KPU RI, Jakarta, Ahad, 19 Mei 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meneken Keputusan Presiden memberhentikan Evi Novida Ginting Manik dari jabatan komisioner KPU. Keppres bernomor 34/P Tahun 2020 itu diteken tanggal 23 Maret 2020.

    "Telah ditetapkan pemberhentian dengan tidak hormat Anggota Komisi Pemilihan Umum atas nama Dra. Evi Novida Ginting Manik, M.Sp," demikian tertulis dalam surat dari Kementerian Sekretaris Negara yang ditandatangani Pelaksana tugas Deputi Bidang Administrasi Aparatur Setya Utama.

    Keppres pemberhentian itu dikeluarkan dengan menimbang surat dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dewan etik tersebut sebelumnya mengusulkan pemberhentian Evi dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

    Presiden pun menimbang Evi memenuhi syarat untuk diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota KPU 2017-2022. "Keputusan Presiden ini berlaku pada tanggal ditetapkan," demikian tertulis dalam Keppres tersebut.

    DKPP sebelumnya memecat Evi dan memberikan peringatan keras kepada lima komisioner KPU RI lainnya. DKPP menilai mereka terbukti melanggar etik karena mengintervensi penetapan suara calon terpilih DPRD Kalimantan Barat.

    Atas putusan tersebut, Evi menyatakan keberatan dan mengirimkan surat permintaan penangguhan putusan kepada Presiden Jokowi. Dia juga mengadu ke Ombudsman RI atas dugaan maladiminstrasi.

    "Iya, saya sudah terima hari ini," kata Evi ketika dikonfirmasi ihwal Keppres pemberhentian dirinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.