Wabah Corona, Malang Siapkan Rp 10 Miliar untuk Kelompok Rentan

Pengemudi ojek online dan pedagang keliling bersepeda motor melintasi kawasan wisata kota lama Braga yang sepi di Bandung, Jawa Barat, Rabu 25 Maret 2020. Walau pemerintah meminta warga untuk kerja di rumah guna mengurangi penyebaran Virus Corona, para pekerja informal tetap turun ke jalan. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Malang - Pemerintah Kota Malang mengalokasikan bantuan sosial bagi kelompok rentan akibat wabah Corona. Anggaran sebesar Rp 10,26 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang 2020 pun disiapkan.

Kelompok rentan yang dimaksud adalah pekerja informal dan nonformal yang terdampak kebijakan bekerja, sekolah dan ibadah di rumah. Termasuk usaha niaga dibatasi maksimal sampai pukul 20.00 WIB. "Dampak sosial ini harus ditangani," kata Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis, 26 Maret 2020.

Sutiaji belum menjelaskan detail teknis penyaluran dan jumlah warganya yang berhak menerima bantuan tersebut. Namun ia berharap langkah ini bisa menyelamatkan kelompok masyarakat miskin dan pekerja nonformal.

Ia pun mengungkap bahwa berbagai mata anggaran telah dipangkas dan dialihkan menangani wabah Corona seperti memangkas perjalanan dinas pegawai negeri dan anggaran lainnya.

Total anggaran yang dialokasikan untuk penanganan wabah Corona sebesar Rp 37,2 miliar, terdiri atas belanja tidak terduga sebesar Rp 2,150 miliar dan pengadaan alat pelindung diri (APD), alat kesehatan, bantuan sosial Rp 10,2 miliar dan laboratorium Rp 9,9 miliar dan bantuan ke rumah sakit rujukan Rp 15 miliar.

Sekretaris Kota Malang yang juga Ketua Satgas Covid 19 Kota Malang Wasto menjelaskan rumusan pengalihan anggaran melibatkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang. "Mengantisipasi jumlah yang terinfeksi corona bertambah," kata dia.

Adapun di Malang, ada empat rumah sakit rujukan Corona, yaitu Rumah Sakit Saiful Anwar, Rumah Sakit Tentara Soepraoen, Rumah Sakit Lavallete dan Rumah Sakit Panti Waluyo.






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

7 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Mencari Raja Ampat di Teluk Asmara, Malang, Jangan Lewatkan Sunset di Gugusan Pulau

11 jam lalu

Mencari Raja Ampat di Teluk Asmara, Malang, Jangan Lewatkan Sunset di Gugusan Pulau

Pantai Teluk Asmara cocok sebagai tempat untuk healing lantaran suasananya yang amat tenang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

6 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

7 hari lalu

6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

Dari mulai wisata pegunungan, pantai hingga tempat wisata hits, Malang memilikinya.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

13 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

16 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Tren Glamping, Daftar Wisata Inovasi Camping di Tanah Air

22 hari lalu

Tren Glamping, Daftar Wisata Inovasi Camping di Tanah Air

Glamping merupakan liburan alternatif untuk dekat dengan alam, namun tidak takut kerepotan layaknya camping biasa. Simak lokasinya


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

23 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

24 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

24 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.