Cegah Corona, KPK Upayakan Persidangan Jarak Jauh

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang tamu melindungi dirinya menggunakan masker dan sarung tangan, setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, saat melakukan kunjungan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. Pemerintah menyatakan data terbaru kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 369 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 32 orang dan pasien sembuh 17 orang. TEMPO/Imam Sukamto

    Dua orang tamu melindungi dirinya menggunakan masker dan sarung tangan, setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, saat melakukan kunjungan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. Pemerintah menyatakan data terbaru kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 369 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 32 orang dan pasien sembuh 17 orang. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tengah mengupayakan untuk melakukan persidangan secara daring melalui video konferensi. Percobaan persidangan jarak jauh tengah dilakukan untuk persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    “Saat ini telah berkoordinasi dengan pihak PN Jakarta Pusat mengenai teknis persidangan Tipikor dan sepakat akan diupayakan persidangan digelar dengan melalui video conference yang prosesnya tetap berpegang pada hukum acara yang berlaku,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Maret 2020.

    Ali mengatakan tim KPK telah melakukan uji coba peralatan di Pengadilan Jakarta Pusat maupun di kantornya. KPK, kata dia, berharap persidangan masih bisa dilakukan meski wabah virus Corona masih terjadi hingga hari ini.

    “Sehingga penyelesaian perkara Tipikor dapat dilakukan sesuai waktu yang ditentukan oleh UU,” ujar Ali.

    KPK mengupayakan persidangan jarak jauh setelah Mahkamah Agung memutuskan menunda semua persidangan karena pandemi virus Corona. Melalui Surat Edaran, MA memerintahkan agar seluruh persidangan kasus pidana, militer dan jinayat untuk ditunda sampai wabah Corona mereda. Penundaan itu terutama untuk terdakwa yang masih bisa diperpanjang masa penahanannya.

    Sementara untuk terdakwa yang tak bisa diperpanjang, Mahkamah Agung memerintahkan agar persidangan tetap dilanjutkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.