Pengemudi Bus Positif Corona, Wonogiri Lakukan Penelusuran

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah numpang dari Pulau Batam yang didominasi pemudik Natal tiba di pelabuhan penumpang Bandar Sri Junjungan Dumai, Riau, Sabtu, 21 Desember 2019. Sekitar 2500 penumpang kapal laut dari Pulau Batam dan pulau sekitarnya tiba di Pelabuhan Dumai pada H-4 Natal menggunakan enam kapal. ANTARA/Aswaddy Hamid

    Sejumlah numpang dari Pulau Batam yang didominasi pemudik Natal tiba di pelabuhan penumpang Bandar Sri Junjungan Dumai, Riau, Sabtu, 21 Desember 2019. Sekitar 2500 penumpang kapal laut dari Pulau Batam dan pulau sekitarnya tiba di Pelabuhan Dumai pada H-4 Natal menggunakan enam kapal. ANTARA/Aswaddy Hamid

    TEMPO.CO, Wonogiri - RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri saat ini tengah merawat satu pasien yang terkonfirmasi positif mengidap Corona. Dinas Kesehatan setempat tengah bekerja keras melakukan tracking atau penelusuran sebab pekerjaan pasien itu adalah pengemudi bus.

    "Pengemudi bus jurusan Bogor-Jakarta-Wonogiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adi Dharma, Kamis, 26 Maret 2020. Pihaknya masih menelusuri bagaimana pengemudi bus itu bisa tertular penyakit itu.

    Saat ini, pihaknya juga tengah melakukan penelusuran kontak erat dan kontak dekat dari pasien itu. Dia mengakui penelusuran itu cukup sulit dilakukan mengingat yang bersangkutan memiliki mobilitas tinggi. "Tapi teman-teman terus berusaha melakukannya," kata Adi.

    Salah satunya, pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan agen penjualan tiket bus. "Mereka tentu memiliki data penumpangnya," kata Adi.

    Sayangnya, Adi belum bersedia menyebut jumlah hasil penelusuran itu. "Kawan-kawan sedang bekerja," ujarnya.

    Pada saat ini, Kabupaten Wonogiri juga tengah menghadapi ancaman penularan Covid-19 lantaran banyaknya pemudik yang mulai mengalir dari ibu kota. Petugas kesehatan diperintahkan bersiaga untuk memeriksa kesehatan penumpang bus yang masuk ke kabupaten itu.

    Menurut Adi, pemudik yang berdatangan di Wonogiri sudah cukup banyak. "Kemarin kami memeriksa lebih dari seribu penumpang dalam sehari," kata dia.

    Ia pun mengimbau kepada pemudik untuk melakukan karantina diri selama dua pekan untuk mencegah meledaknya penularan Covid-19 di kabupaten itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.