Social Distancing Corona, Sandiaga Bicara soal Istri dan Anaknya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dan istrinya Nur Asia Uno mengunjungi Pasar Murah OK OCE Peduli di Menteng Dalam, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dan istrinya Nur Asia Uno mengunjungi Pasar Murah OK OCE Peduli di Menteng Dalam, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO,CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno menceritakan aktivitasnya selama pembatasan interaksi sosial atau social distancing karena wabah virus Corona.

    Sandiaga mengatakan selama ini dia jadi memiliki momen untuk bersama istrinya, Nur Asia, dan anak bungsunya, Sulaeman.

    "Istri saya alhamdulillah memang orang rumahan ya. Jadi Nur, dia enjoy banget saya banyak di rumah," kata Sandiaga dalam telekonferensi melalui aplikasi Google Meet hari ini, Kamis, 26 Maret 2020. "Dan saya lebih mengenal istri saya lebih dekat sekarang." 

    Sandiaga, yang Calon Wapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019, menceritakan dia mulai berada di rumah pada 6 Maret atau 20 hari lalu.

    Menurut dia, tak sulit bagi sang istri untuk social distancing karena memang kerap di rumah. Namun, tidak mudah bagi si bontot, Sulaeman.

    Sandiaga menuturkan awalnya Sulaeman menganggap momen belajar di rumah ini sebagai liburan. 

    Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini pun mengajari Sulaeman untuk belajar dengan paket modul dari sekolah menggunakan Zoom, Google, atau fasilitas online lainnya.

    "Saya mengajarkan dia salam Corona, saya tidak bersentuhan dengan dia dan dia belajar di rumah," ucap Sandiaga.

    Per kemarin, Rabu, 25 Maret 2020, tercatat 790 kasus positif Covid-19 di Indonesia, dengan 58 orang meninggal dan 31 orang sembuh. Untuk DKI Jakarta, jumlah kasus sebanyak 463 dengan 31 orang meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.