Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Usai Tes Masif Corona, Ridwan Kamil Akan Bahas Opsi Lockdown

image-gnews
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan terkini COVID-19 di Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 24 Maret 2020. (Foto: Doc. Humas Jabar)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan terkini COVID-19 di Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 24 Maret 2020. (Foto: Doc. Humas Jabar)
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan akan menunggu seluruh hasil tes masif Corona di wilayahnya untuk memutuskan langkah kebijakan selanjutnya.

“Setelah masif tes ini dikumpulkan hasilnya, akan kelihatan petanya. Melompat, atau landai. Kalau ternyata landai, kita bisa sekolahkan lagi (pelajar) dengan jaga jarak fisik atau physical-distance. Kalau ternyata melonjak di luar dugaan, kita akan memperpanjang. Keputusan memperpanjang akan kita putuskan dua hari dari sekarang,” kata Ridwan lewat siaran live-streaming dari Gedung Sate Bandung, Kamis, 26 Maret 2020.

Ridwan mengatakan, dengan tes masif Corona tersebut diharapkan akan diperoleh peta sebaran Corona di Jawa Barat. Simpulan peta sebaran itu akan menjadi dasar untuk memutuskan langkah selanjutnya. “Kalau beres tes masif ini, Insya Allah hari Sabtu, kita bisa punya peta lebih luas,” kata dia.

Ia mengaku sudah menerima opsi lockdown yang diusulkan anggota dewan saat rapat bersama pimpinan DPRD Jawa Barat hari ini. “Tadi dewan mengusulkan ada usulan lockdown di beberapa kota-kabupaten. Sedang kita diskusikan dengan pemerintah pusat. Apakah masukan-masukan dari pemerintah Jawa Barat, bisa dipertimbangkan terkait masukan dari Dewan tentang situasi di daerah,” ujarnya.

Menurut Ridwan, opsi lockdown muncul karena melihat fenomena lonjakan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Jawa Barat karena banyak yang mudik. “Jadi problemnya hari ini, ODP melonjak karena orang-orang yang harusnya tinggal di Jakarta, malah pulang ke daerah, seperti mudik. Ini yang menjadi kendala besar sehingga kita akan lakukan tindakan yang lebih preventif,” kata dia.

Adapun tes masif Covid-19 di Jawa Barat sudah dilakukan di banyak tempat. “Hari ini harusnya selesai para petugas kesehatan, sudah selesai harusnya. Kemudian yang ODP dan PDP harus selesai,” kata Ridwan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ridwan mengaku belum menerima laporan dari seluruh hasil tes masif Corona yang tahap pertama dimulai pada Rabu, 25 Maret kemarin, yang menyasar Kategori A. Yakni petugas kesehatan yang berhadapan dengan pasien corona, serta Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). "Belum masuk datanya. Sesampainya, pasti saya berikan,” ujarnya.

Laporan sementara yang diterimanya belum ada petugas kesehatan yang dilaporkan positif Corona. “Berita baik, ratusan karyawan, dokter, tenaga kesehatan RSHS (Rumah Sakit Umum Pendidikan dr Hasan Sadikin Bandung), sudah di tes. Hasilnya negatif semua. Jadi di Jawa Barat, di RSHS, tidak ada kasus seperti di Jakarta, aman dokter dan perawatnya terdampak. Mudah-mudahan berita baik ini bisa terus berlangsung,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan jika Ketegori A tuntas, rencananya mulai besok dilakukan tes pada Kategori B yang punya potensi terpapar virus Corona karena profesinya memaksanya berhadapan dengan masyarakat banyak.

Tes masif Corona untuk Kategori B, rencananya dilakukan dengan konsep drive-thru yang akan dilakukan di areal yang relatif luas dan jauh dari permukiman warga. Salah satu lokasi yang dipilih adalah Stadion Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung. “Nanti saya cek lagi,” kata Ridwan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini Bisnis: Alasan Pemerintah Batasi Barang Bawaan Penumpang, Zulhas Cek Grosir ke ITC Mangga Dua

1 hari lalu

Penumpang membawa barang bawaan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. ANTARA/Naufal Fikri Yusuf
Terkini Bisnis: Alasan Pemerintah Batasi Barang Bawaan Penumpang, Zulhas Cek Grosir ke ITC Mangga Dua

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Minggu sore, 17 Maret 2024 antara lain alasan pemerintah membatasi barang impor bawaan penumpang.


Gerindra DKI Bantah Adanya Surat Rekomendasi untuk Ridwan Kamil Maju Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Gerindra DKI Bantah Adanya Surat Rekomendasi untuk Ridwan Kamil Maju Pilgub Jakarta

Hingga saat ini, Qudrat melanjutkan, belum ada komunikasi yang terjalin ihwal rencana pengusungan Ridwan Kamil oleh Gerindra.


Ridwan Kamil Kurator IKN Berikan Contoh Negara yang Gagal Memindahkan Ibu Kota

1 hari lalu

Presiden Joko Widodo berbincang bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Ridwan Kamil saat meninjau proyek Tol IKN seksi 3A di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu, 1 November 2023. Tol IKN yang menghubungkan Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan jarak 57 kilometer itu telah mencapai progres 55 persen. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Ridwan Kamil Kurator IKN Berikan Contoh Negara yang Gagal Memindahkan Ibu Kota

Ridwan Kamil pernah ingatkan Jokowi, IKN harus layak huni dan manusiawi jangan sampai gagal seperti pemindahan ibu kota baru di beberapa negara.


Airlangga Hartarto Sebut Golkar Siapkan 1.040 Kader untuk Maju di Pilkada 2024

2 hari lalu

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto yakin partainya mampu menguasai Pulau Sumatera. Optimisme disampaikannya di Konsolidasi Partai Golkar Sumatera Regional 1 di JW Marriot Medan, Jumat malam, 26 Januari 2024. TEMPO/Mei Leandha
Airlangga Hartarto Sebut Golkar Siapkan 1.040 Kader untuk Maju di Pilkada 2024

Ketua Umum Partal Golkar Airlangga Hartarto mengatakan sudah menyiapkan lebih dari seribu kader terbaik di daerah untuk maju daam Pilkada 2024.


Ridwan Kamil Disebut Dapat Rekomendasi Gerindra untuk Maju Pilkada DKI, Golkar: Baiknya Hapunten Dulu

3 hari lalu

Baliho Ridwan Kamil OTW Jakarta. Foto: Instagram.
Ridwan Kamil Disebut Dapat Rekomendasi Gerindra untuk Maju Pilkada DKI, Golkar: Baiknya Hapunten Dulu

Golkar mempertanyakan komunikasi Gerindra ihwal rencana pengusungan Ridwan Kamil maju di Pilkada Jakarta.


Menimang Peluang Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta

3 hari lalu

Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Menimang Peluang Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta

Ridwan Kamil disebut potensial menjadi kandidat calon Gubernur Jakarta. Masih kalah bersaing oleh Anies Baswedan


Golkar Pertanyakan Langkah Gerindra soal Rencana Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

3 hari lalu

Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Golkar Pertanyakan Langkah Gerindra soal Rencana Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Golkar mempertanyakan komunikasi Gerindra ihwal rencana pengusungan Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta.


Teken Rekomendasi, Gerindra Bakal Usung Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jakarta

3 hari lalu

Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Teken Rekomendasi, Gerindra Bakal Usung Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jakarta

Gerindra dikabarkan telah meneken surat rekomendasi untuk mengusung Ridwan Kamil di Pilkada DKI 2024. Diklaim melanjutkan tren kemenangan.


Ridwan Kamil Bantah soal Keinginan Jokowi Ubah Desain Istana Wapres di IKN, Begini Penjelasan Lengkapnya

4 hari lalu

Desain Istana Wapres di IKN karya Shau. (Dok.Shauarchitects)
Ridwan Kamil Bantah soal Keinginan Jokowi Ubah Desain Istana Wapres di IKN, Begini Penjelasan Lengkapnya

Ridwan Kamil yang kini menjabat sebagai Kurator Perencanaan dan Pembangunan IKN membantah perubahan desain Istana Wakil Presiden di ibu kota baru itu.


Ditunjuk Jokowi Jadi Kurator IKN, Ridwan Kamil Belajar dari Kegagalan Malaysia dan Myanmar

4 hari lalu

Presiden Joko Widodo berbincang dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat, 3 November 2023. Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Wakil Kepala Otorita IKN, dan Ridwan Kamil turut serta dalam obrolan pagi di tengah rindang pepohonan IKN tersebut. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Ditunjuk Jokowi Jadi Kurator IKN, Ridwan Kamil Belajar dari Kegagalan Malaysia dan Myanmar

Ridwan Kamil mengatakan bahwa IKN harus menjadi kota yang layak huni dan manusiawi, menghindari terulangnya kegagalan Malaysia dan Myanmar