Sri Sultan HB X Cegah Corona: Pendatang Diisolasi Minimal 14 Hari

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memberi pernyataan kepada rakyat Yogyakarta, soal wabah pendemi Corona dari Bangsal Kepatihan Komplek Kantor Gubernur DIY Senin 23 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memberi pernyataan kepada rakyat Yogyakarta, soal wabah pendemi Corona dari Bangsal Kepatihan Komplek Kantor Gubernur DIY Senin 23 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X menginstruksikan jajarannya memantau para pendatang di masa wabah Corona atau Covid-19.

    Sinuhun, begitu Sultan HB X disapa, memerintahkan pendatang yang masuk Yogyakarta harus diisolasi secara mandiri.

    "Minimal 14 hari,” ujarnya dalam pernyataan pes hari ini, Kamis, 26 Maret 2020.

    Sultan HB X menerangkan selama isolasi 14 hari, petugas akan memeriksa kondisi kesehatan para pemudik apakah terpapar Corona. Pemeriksaan akan dilakukan di tempat tinggal pemudik.

    Dia pun menginstruksikan para kepala daerah kabupaten/kota mengerahkan kepala dukuh, lurah, dan Bintara Pembina Desa atau Babinsa di tiap wilayah segera mendata para pendatang tersebut.

    Instruksi Gubernur DIY isolasi 14 hari bagi pendatang muncul setelah tren pergerakan warga dari luar Yogya karena terdampak virus Corona di daerah mereka merantau.

    “Ada yang tak bisa berjualan, tidak bisa masuk kantor, bahkan di-PHK lalu memutuskan pulang ke Yogya,” Sultan.

    Menurut dia, ramai-ramai kembali ke Yogya itu sekaligus digunakan untuk mudik Lebaran 2020 lebih awal.

    “Hari ini terdapat lebih dari 1.000 orang yang harus kami pantau dan dalam waktu dua hari ini sudah sangat tinggi (lonjakan pendatang) karena mayoritas pendatang itu dari zona merah,” ujar Sultan. 

    Raja Yogyakarta tersebut menuturkan bahwa para pendatang itu warga Yogya sehingga tidak mungkin pemerintah daerah melarang mereka pulang kampung.

    Sultan HB X berharap mereka memiliki kesadaran penuh untuk isolasi diri sehingga jika positif terpapar tidak menulari orang lain.

    “Kami akan bantu warga pendatang (yang diduga terjangkit Corona) memeriksakan diri ke rumah sakit."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.