Sandiaga Dukung Lockdown Jakarta Asal Bantuan Sudah Dibagikan

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ditemui awak media di Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 22 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno mendukung isolasi total atau lockdown DKI Jakarta untuk menangani penyebaran virus Corona atau Covid-19. Namun dia meminta agar pemerintah menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat terlebih dulu sebelum karantina wilayah ini diberlakukan.

"Jangan dibalik, partial lockdown dulu baru bantuan. Bantuan dulu baru partial lockdown," kata Sandiaga dalam keterangannya melalui Google Meet, Kamis, 26 Maret 2020.

Sandiaga juga mengusulkan pemerintah memerlukan realokasi anggaran sebesar Rp 200 triliun dari APBN 2020 untuk penanganan di luar anggaran yang sudah dialokasikan untuk penanganan Corona. Sebanyak Rp 50 triliun di antaranya, menurut Sandi, harus digelontorkan untuk membantu 40 persen masyarakat miskin Indonesia.

Menurut Sandiaga, bantuan itu harus disalurkan secepatnya. Bantuan, kata dia, akan membuat masyarakat lebih tenang sehingga tak harus ke luar rumah untuk bekerja. "Begitu orang pegang (uang) cash mereka akan tenang, tidak akan mencari-cari rasionalitas keluar dari tempat tinggalnya untuk mencari nafkah," ujar Sandiaga.

Sandiaga menilai DKI Jakarta siap untuk isolasi total atau lockdown. Dia juga berpendapat, 463 kasus positif Covid-19 di Ibu Kota saat ini bukanlah angka akurat. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini memprediksi, kasus yang ada akan jauh lebih tinggi jika dilakukan tes massal.

Ia mengatakan rapid test memang salah satu opsi, tetapi ia menilai masih akan banyak kasus tak terdeteksi. "Jumlahnya masih akan jauh dari yang sudah terkonfirmasi karena kita kesulitan mendatangkan fasilitas tes yang akurat," ucap Sandiaga.







Anies Baswedan Gelar Acara Pamitan ke Petugas Lapangan dan Teknis di Ancol

11 jam lalu

Anies Baswedan Gelar Acara Pamitan ke Petugas Lapangan dan Teknis di Ancol

Anies Baswedan menggelar acara pamitan ke petugas lapangan dan petugas teknis yang selama ini telah membantu pelayanan ke masyarakat Jakarta.


Sandiaga: Untuk Menghadapi Resesi, Kita Bertopang kepada UMKM

14 jam lalu

Sandiaga: Untuk Menghadapi Resesi, Kita Bertopang kepada UMKM

Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan solusi untuk menghadapi potensi resesi global.


Kata Sandiaga soal Isu Jadi Cawapres untuk Anies atau Prabowo

1 hari lalu

Kata Sandiaga soal Isu Jadi Cawapres untuk Anies atau Prabowo

Sandiaga menyatakan menyerahkan seluruh keputusan pemilihan cawapres itu kepada partai politik.


Sandiaga Siapkan 23 Hotel untuk Delegasi KTT G20 di Bali

1 hari lalu

Sandiaga Siapkan 23 Hotel untuk Delegasi KTT G20 di Bali

Sandiaga mengklaim kesiapan akomodasi di Bali untk KTT G20 sudah hampir 100 persen.


Cuaca Hari Ini: Hujan Diprediksi Guyur Hampir Seluruh Wilayah Jakarta

1 hari lalu

Cuaca Hari Ini: Hujan Diprediksi Guyur Hampir Seluruh Wilayah Jakarta

Ramalan cuaca hari ini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adalah hujan diperkirakan turun di hampir seluruh wilayah DKi Jakarta


4 Mobil Tangki Dikerahkan Untuk Sedot Banjir di Jalan Raya Kemang Malam Ini

1 hari lalu

4 Mobil Tangki Dikerahkan Untuk Sedot Banjir di Jalan Raya Kemang Malam Ini

Malam ini empat mobil tangki dikerahkan untuk menyedot genangan di Jalan Raya Kemang. Banjir belum surut hingga malam ini.


Masa Berlaku Paspor 10 Tahun, Sandiaga Minta Masyarakat Tetap Berwisata di Indonesia

2 hari lalu

Masa Berlaku Paspor 10 Tahun, Sandiaga Minta Masyarakat Tetap Berwisata di Indonesia

Mekipun masa berlaku paspor diperpanjang menjadi 10 tahun, Sandiaga Uno mengimbau masyarakat tetap berwisata di dalam negeri.


Sandiaga Uno Sebut 25 Maskapai Internasional Layani Penerbangan ke Bali

2 hari lalu

Sandiaga Uno Sebut 25 Maskapai Internasional Layani Penerbangan ke Bali

Sandiaga Uno, mengatakan 25 maskapai penerbangan internasional kembali membuka penerbangan ke Bali.


Punya 6 Alat Sensor Rp 1 Miliar per Unit, DKI Tambah Lagi 14 Alat Pemantau Kualitas Udara

2 hari lalu

Punya 6 Alat Sensor Rp 1 Miliar per Unit, DKI Tambah Lagi 14 Alat Pemantau Kualitas Udara

14 alat sensor pemantau kualitas udara itu untuk memperkuat data yang diperoleh dari enam alat sensor yang sudah dipasang sebelumnya.


Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

2 hari lalu

Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

Sandiaga Uno yakin ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 dapat diantisipasi dengan sejumlah upaya penguatan UMKM.