Ma'ruf Amin: Kemungkinan Besar PON 2020 Ditunda Karena Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melintasi kawasan proyek pembangunan Venue Hockey dan Kriket di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat 24 Januari 2020. Menko PMK beserta rombongan meninjau persiapan sarana dan prasarana PON XX 2020 seperti Venue Hockey dan Kriket, Wisma Atlit serta stadion Utama Papua Bangkit. ANTARA FOTO/Indrayadi TH

    Pekerja melintasi kawasan proyek pembangunan Venue Hockey dan Kriket di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat 24 Januari 2020. Menko PMK beserta rombongan meninjau persiapan sarana dan prasarana PON XX 2020 seperti Venue Hockey dan Kriket, Wisma Atlit serta stadion Utama Papua Bangkit. ANTARA FOTO/Indrayadi TH

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 yang rencananya diselenggarakan di Papua, kemungkinan besar ditunda. Hal ini tak terlepas dari pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang sudah mulai masuk ke wilayah Papua.

    "Kemungkinan sangat besar ditunda bila situasi Corona ini masih mengancam Papua dan Indonesia," kata Ma'ruf dalam video conference di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Maret 2020.

    Ma'ruf tak memastikan kapan PON akan diselenggarakan jika rencana penundaan memang dilakukan. PON 2020 Papua sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 20 Oktober 2020 hingga 2 November 2020. Ma'ruf mengatakan saat ini pemerintah masih terus memantau situasi, sebelum membuat keputusan akhir.

    "Tentang PON itu akan terus diamati. Kalau nanti memang Corona itu masih belum hilang artinya masih merupakan ancaman, pasti akhirnya akan ditunda," kata Ma'ruf.

    Saat ini, di Papua tercatat ada 3 orang pasien positif Corona. Para pasien ini muncul dalam kurun waktu beberapa hari terakhir. Langkah cepat pun langsung dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua. Mereka menetapkan batasan waktu berkegiatan bagi warganya. Selain itu, mereka juga membatasi akses masuk dan keluar dari Papua di puntu jalur udara dan jalur laut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.