Pandemi Covid-19, Petani Milenial Siapkan Layanan Antar Produk Pangan

Ilustrasi pertanian milenial. (Foto: Shutterstock)

INFO NASIONAL — Virus Covid-19 telah menjangkit ke berbagai negara termasuk Indonesia. Pemerintah pun sudah mengimbau masyarakat untuk menjalankan protokol penanganan virus Covid-19, di antaranya dengan mengurangi kegiatan di luar rumah.

Menyikapi dampak Covid-19 yang terjadi saat ini, salah seorang petani milenial, Sandi Octa Susila, membuat gagasan untuk menyediakan produk pertanian yang bisa didapatkan masyarakat tanpa harus keluar rumah. Cukup dengan memesan melalui website atau aplikasi Whatsapp, barang akan dikirimkan ke tempat tujuan.

“Kami masih terus mengembangkan dan berusaha memperluas jangkauan hingga ke semua provinsi di Indonesia, dan melengkapi seluruh produknya. Saat ini sudah siap dari berbagai komoditas hingga olahannya,” kata Sandi.

Pria yang akrab disapa Kang Sandi itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan ketersediaan stok pangan. Dirinya sendiri telah menyiapkan 141 jenis produk pertanian untuk dijual secara langsung ke masyarakat. Pemasaran produk secara langsung ini bekerja sama dengan sejumlah petani milenial lainnya.  

Pandemi Covid-19 ini, kata Kang Sandi, peluang bagi para petani Indonesia untuk menjadikan produk pertanian lokal menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Masyarakat saat ini memang lebih menggemari produk lokal karena lebih segar dan terjamin keamanannya. Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap produk pertanian pun meningkat.

Apalagi para ahli gizi juga menyarankan masyarakat untuk tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19.

“Untuk saudaraku para petani di manapun berada, ini adalah momentum kita untuk memperkuat ketersediaan pangan bagi hajat hidup orang banyak. Jangan menyerah, genjot terus produksi. Pertanian menjadi ujung tombak dalam kondisi wabah Covid-19 seperti saat ini," katanya.

Nama Sandi memang cukup populer dan sering disebut sebagai panutan bagi para petani milenial. Kementerian Pertanian telah menobatkannya sebagai salah satu Duta Petani Milenial. Pada tahun ini, Sandi juga mendapatkan penghargaan dalam ajang Kick Andy Heroes 2020.

Berbagai prestasi memang telah dicetak Sandi. Saat ini dirinya adalah pemilik perusahaan Mitra Tani Parahyangan. Di mana yang saat ini diarahkan menyuplai hasil taninya ke 25 hotel di Area Puncak, Bogor, dan Jakarta. Sandi juga mampu mengembangkan konsep agrowisata melalui P4S Mitra Tani Parahyangan.

Selain itu, Sandi juga diamanahkan oleh Bupati Cianjur melalui Kepala Dinas Pertanian untuk menjabat sebagai Direktur Utama Pengelola Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong - Cianjur. Sandi turut membuat gebrakan peluncuran Outlet One Stop Shopping (OOSS) atau biasa dikenal pembelanjaan satu pintu terkait produk pertanian.

Saat ini, Sandi berhasil membina 385 petani dengan 141 produk pertanian. “Awalnya saya hanya mengkoordinasikan 10 petani, kemudian bertambah menjadi 20 petani. Dan alhamdulillah hingga saat ini sudah mencapai 385 petani dengan 141 produk yang dikelola. Tentu tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan,” ujarnya. (*)






Ahmad Basarah Harap Kekejaman Sesama Anak Bangsa Tak Terulang

6 jam lalu

Ahmad Basarah Harap Kekejaman Sesama Anak Bangsa Tak Terulang

Dokumen rahasia Inggris yang mencatat setidaknya 500.000 orang yang diduga pro PKI dibunuh antara 1965 - 1966, sedang sumber lain memperkirakan 3.000.000 korban tewas.


Bamsoet Ajak Semua Elemen Bangsa Rawat dan Amalkan Pancasila

6 jam lalu

Bamsoet Ajak Semua Elemen Bangsa Rawat dan Amalkan Pancasila

Pancasila terbukti tetap 'sakti', tetap kokoh tidak tergoyahkan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.


Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G-20 Bali Nantinya Diserahkan ke Pemprov Bali

6 jam lalu

Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G-20 Bali Nantinya Diserahkan ke Pemprov Bali

Migrasi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik ini memiliki nilai urgensi yang tinggi.


Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Nelayan Harus Masif

6 jam lalu

Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Nelayan Harus Masif

Jumlah para pekerja nelayan cukup banyak dan potensial untuk dijadikan peserta BPJS Ketenagakerjaan


Legislator Minta PSSI Aktif Selesaikan Prahara Kanjuruhan

6 jam lalu

Legislator Minta PSSI Aktif Selesaikan Prahara Kanjuruhan

Pendekatan pembinaan dan pendidikan kepada pecinta bola dan para pendukung sebuah klub di Indonesia harus diubah secara fundamental.


HNW: Revisi UU Pemilu Perlu Dilakukan Paska Putusan MK Terkait PT 20 Persen

11 jam lalu

HNW: Revisi UU Pemilu Perlu Dilakukan Paska Putusan MK Terkait PT 20 Persen

HNW mengingatkan agar DPR dan pemerintah memperhatikan masukan-masukan dari masyarakat sebelum merubah UU Pemilu terkait dengan angka PT 20 persen itu.


Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

11 jam lalu

Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

Saat ini dirinya tengah mengembangkan kawasan Agropolitan yang dibagi dalam beberapa wilayah kecamatan berdasarkan potensi unggulan.


Roadshow Serentak di 5 Kota, USANA Indonesia Luncurkan Program Jumpstart

12 jam lalu

Roadshow Serentak di 5 Kota, USANA Indonesia Luncurkan Program Jumpstart

Mengusung slogan #completelyhealthy (sehat seutuhnya), USANA Indonesia mengadakan roadshow serentak di 5 kota, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Denpasar.


Wakil Kepala BPIP Sampaikan Urgensi Pendidikan Pancasila

1 hari lalu

Wakil Kepala BPIP Sampaikan Urgensi Pendidikan Pancasila

Peran AGPAII diperlukan sebagai benteng religius NKRI


Terapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik, ANTAM Raih Penghargaan

1 hari lalu

Terapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik, ANTAM Raih Penghargaan

ANTAM terus berkomitmen menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik, optimal, efisien,mengutamakan keselamatan dan berwawasan lingkungan.