Lawan Corona, PKS Akan Berikan Bantuan APD ke IDI dan PPNI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri untuk memeriksa pasien suspect virus Corona di ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Jumat, 6 Maret 2020. Kasus Nomor 1 suspect COVID-19 yang dalam masa observasi kondisinya juga sudah sembuh dan masih menunggu hasil uji spesimen dari laboratorium di Jakarta. ANTARA

    Seorang petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri untuk memeriksa pasien suspect virus Corona di ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Jumat, 6 Maret 2020. Kasus Nomor 1 suspect COVID-19 yang dalam masa observasi kondisinya juga sudah sembuh dan masih menunggu hasil uji spesimen dari laboratorium di Jakarta. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera akan memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan beberapa kebutuhan tenaga kesehatan kepada Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), pada Kamis, 26 Maret 2020. Menurut Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, bantuan untuk tenaga kesehatan, merupakan kelanjutan instruksi Presiden PKS sebelumnya yang memerintahkan anggota dan struktur partai membantu kebutuhan logistik, dalam penanganan wabah virus Corona atau Covid19. “Terutama yang sangat mendesak bagi pada tenaga kesehatan di rumah sakit," kata Ketua Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta) Pusat PKS Naharus Surur dalam siaran tertulisnya. 

    Naharus mengatakan, bantuan yang akan diberikan berupa APD lengkap, hand sanitizer, sarung tangan dan masker. Saat ini seluruh struktur PKS di Indonesia sampai level DPR sudah melaksanakan instruksi Presiden PKS agar melakukan karantina mandiri dan membantu masyarakat dan tenaga kesehatan yang membutuhkan.

    Bantuan itu, kata Naharus, mulai dari yang paling standar, seperti pembagian masker, penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat umum. Di Poso, Sulteng, dan Pontianak, Kalimantan Barat, PKS bersinergi dengan gereja yang meminta penyemprotan disinfektan.

    Selain itu, kata Naharus, DPW PKS Jakarta menyalurkan 42 ribu masker untuk Pemprov DKI. Anggota DPR Fraksi PKS juga berkomitmen memotong gaji untuk disumbangkan. “Semua elemen PKS dari pimpinan hingga anggota di seluruh Indonesia berikhtiar bersama untuk bangsa ini."

    Naharus mengingatkan saat ini yang menjadi prioritas adalah penyediaan APD standar untuk tenaga kesehatan, perawatan pasien positif dan Pasien Dalam Pengawasan, termasuk untuk kebutuhan keluarganya, dan fasilitas penunjang untuk perlindungan bagi pekerja di sektor informal yang masih terpaksa keluar dari rumah untuk bekerja.  Sebisa mungkin harus karantina mandiri, tetap di rumah semaksimal mungkin. “Jika karena faktor pekerjaan belum bisa tinggal di rumah pastikan secara disiplin melakukan PHBS dan mengikuti protokol pencegahan Corona,” ujar Naharus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara