Badan Siber Minta Startup Konsultasi Corona Lindungi Data Pribadi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membersihkan lantai di antara ruko yang tutup di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 sejumlah ruko di kawasan Blok M Mall tutup sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas membersihkan lantai di antara ruko yang tutup di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 sejumlah ruko di kawasan Blok M Mall tutup sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengeluarkan imbauan kepada setiap penyelenggara sistem elektronik untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam rangka mendukung penanggulangan wabah virus Corona.

    "Satu, setiap penyelenggara sistem elektronik e-commerce, healthtech, fintech payment, dan fintech lending, terutama terkait layanan kesehatan, kebutuhan pokok, uang elektronik dan peminjaman uang, agar tetap menjaga dan memonitor keamanan layanan, transaksi dan data pribadi dalam sistem elektroniknya," ujar Juru Bicara BSSN, Anton Setiawan melalui keterangan tertulis pada Kamis, 26 Maret 2020.

    Adapun hal yang bisa dilakukan adalah dengan Business Continuity Plan terhadap layanan sistem elektronik dalam upaya mendukung situasi saat ini.

    Kemudian poin kedua adalah setiap penyelenggara sistem elektronik, khususnya yang termasuk dalam layanan healthtech dengan media diskusi atau konsultasi, agar memperhatikan dan menerapkan perlindungan data pribadi. Misalnya, anonim, persetujuan pemilik data, enkripsi database, privacy policy, langkah preventif dan monitoring.

    Lalu, imbauan ketiga, kata Anton, adalah setiap penyelenggara sistem elektronik sebaiknya merekapitulasi forum diskusi atau konsultasi yang diberikan baik secara publik maupun privat untuk dilaporkan kepada pihak berwenang.

    "Tentunya jika terdapat anomali pelanggan yang terindikasi terjangkit Covid-19 agar dapat ditangani segera," kata Anton.

    Terakhir, jika terjadi insiden terhadap penyelenggara sistem elektronik, dapat membuat laporan aduan insiden siber dan berkoordinasi dengan Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional BSSN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara