Sultan Minta PNS 50 Persen Bekerja di Rumah Selama Wabah Corona

Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memberi pernyataan kepada rakyat Yogyakarta, soal wabah pendemi Corona dari Bangsal Kepatihan Komplek Kantor Gubernur DIY Senin 23 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerbitkan surat edaran yang mengatur penyesuaian sistem kerja pegawai negeri sipil (PNS) dalam masa tanggap darurat bencana wabah virus Corona atau Covid-19, Selasa 24 Maret 2020. Dalam surat yang ditujukan bupati/walikota se DI Yogyakarta itu, Sultan menetapakan sejumlah aturan sistem kerja PNS guna meminimalisir penularan virus Corona yang makin meluas belakangan terakhir.

Ada enam poin utama yang diatur dalam surat itu. Pertama menginstruksikan PNS di suatu instansi setiap harinya tidak seluruhnya pergi ke kantor. "Keterwakilan pegawai yang bertugas pada instansi perangkat daerah atau unit kerja diatur dengan komposisi sekurang-kurangnya 50 persen bekerja di kantor dan sebanyak-banyaknya 50 persen bekerja di rumah," ujar Sultan dalam suratnya.

Para kepala instansi juga diminta mengatur pembagian kehadiran pegawai di instansi masing-masing dengan mempertimbangkan sejumlah hal. Seperti keterwakilan pejabat struktural yang ada, pegawai yang menggunakan transportasi umum dan jarak tempuh kantor dari tempat tinggal/domisili lebih dari 40 kilometer.

Kondisi kesehatan pegawai dan kesehatan keluarga pegawai dalam status orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP) juga yang positif terjangkit covid-19 juga diminta jadi pertimbangan dalam penyesuaian sistem kerja.

Sultan meminta agar pengaturan sistem kerja itu tetap memperhatikan dan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Sesuai dengan tugas dan fungsi instansi. Termasuk kegiatan yang terkait dengan pelayanan persuratan, pelayanan keamanan, pelayanan kebersihan dan sesuai kebutuhan masing-masing instansi.

"Pegawai yang bekerja dari rumah melaksanakan tugas di tempat tinggal masing-masing dan dilarang melaksanakan aktivitas di luar rumah kecuali untuk memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan ataupun keselamatan," ujar Sultan. Apabila karena kepentingan dinas, ujar Sultan, pegawai yang bekerja dari rumah wajib hadir.

Ketentuan sistem bekerja dari rumah ini juga berlaku untuk guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah selama siswa melaksanakan pembelajaran dari rumah.

Surat edaran ini juga berlaku bagi pegawai non PNS.

Sultan HB X telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Corona di DIY mulai 20 Maret hingga 29 Mei 2020.






PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

1 jam lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

1 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

1 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

3 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

3 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

4 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

4 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

4 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

5 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

6 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.