102 Orang Mendaftar di RS Darurat Corona di Wisma Atlet

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat meninjau ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Presiden memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien COVID-19. ANTARA FOTO/KOMPAS/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.

    Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat meninjau ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Presiden memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien COVID-19. ANTARA FOTO/KOMPAS/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan sudah ada pasien yang mendaftar untuk diisolasi di Wisma Atlet Kemayoran. Wisma ini menjadi Rumah Sakit Darurat Corona.

    Hingga pukul 11.00 WIB hari ini, sudah ada 102 pasien mendaftar. "Terdapat seratus dua pasien yang mendaftar mulai kemarin sore," kata Doni dalam konferensi pers, Selasa, 24 Maret 2020.

    Tak semua orang yang mendaftar itu dapat dirawat di RS Darurat Covid-19 tersebut. Doni mengatakan, pasien yang kemudian dirawat sebanyak 71 orang.

    Dua orang di antaranya akan dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto karena kondisinya kurang baik. Adapun 31 orang lainnya dipulangkan. "Sebanyak tiga puluh satu orang itu menurut data petugas medis mereka sehat walafiat," kata dia.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran digunakan sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 yang sakit ringan. Pembagian ini bertujuan agar rumah sakit rujukan bisa fokus menangani pasien yang kondisinya berat.

    Terawan mengatakan rumah sakit yang akan menentukan pasien mana yang akan dirawat di Wisma Atlet agar pasien tidak menyebabkan penularan baru. "Rumah Sakit yang akan melakukan seleksi," kata Terawan melalui keterangan tertulis, Ahad, 22 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.