Sebanyak 100 Ribu APD Disalurkan ke Wilayah Prioritas Corona

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan telah menerima sepuluh pasien rujukan dalam pengawasan terkait virus corona. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan telah menerima sepuluh pasien rujukan dalam pengawasan terkait virus corona. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah siap mendistribusikan sebanyak 100 ribu unit Alat Pelindung Diri (APD) untuk beberapa wilayah dengan skala prioritas. "Menurut laporan yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebanyak 40 ribu unit APD telah disalurkan ke Balai Kota DKI Jakarta dengan pengawalan dari Kodam Jaya pada Ahad 22 Maret 2020 malam," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangan pers, Senin, 23 Maret 2020.

    Sebanyak 25 ribu unit APD diterbangkan menuju Semarang, DI Yogyakarta, Surabaya dan Bali pada hari ini dari Bandung. 25 ribu unit APD lainnya didistribusikan untuk wilayah Jawa Barat, Bogor dan Banten.

    "Sedangkan 10 ribu unit APD akan disimpan sebagai cadangan," kata dia.

    Penerima distribusi APD di tiap-tiap daerah adalah Komando Daerah Militer sebagai Gugus Tugas Daerah. Setelah diterima oleh Kodam, maka selanjutnya APD itu disalurkan menurut skala prioritas masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.