Polri Kerahkan 30 Tenaga Medis Tangani Corona di Wisma Atlet

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyiapkan alat-alat medis di salah satu ruangan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Ahad, 22 Maret 2020. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan menyiapkan ruang relaksasi bagi tenaga medis yang menangani pasien virus Corona atau Covid-19 yang berada di Wisma Atlet Kemayoran. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas menyiapkan alat-alat medis di salah satu ruangan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Ahad, 22 Maret 2020. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan menyiapkan ruang relaksasi bagi tenaga medis yang menangani pasien virus Corona atau Covid-19 yang berada di Wisma Atlet Kemayoran. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri mengerahkan 30 tenaga medis untuk membantu menangani pasien positif virus Covid-19 atau Corona. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono menyebut, puluhan tenaga medis itu bakal disiagakan di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    "Ada 30 orang terdiri dari satu dokter ahli Paru, empat dokter umum dan 25  paramedis yang disiapkan untuk menangani pasien terpapar virus corona," kata Argo saat dikonfirmasi pada Senin, 23 Maret 2020.

    Wisma Atlet akan difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat Corona mulai Senin ini, 23 Maret 2020.

    Argo mengatakan, 30 tenaga medis itu dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Dokter Kesehatan Polri Brigadir Jenderal Musyafak.

    Selain itu, kata Argo, pihaknya juga menyiagakan 52 rumah sakit milik Polri yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia menuturkan, 52 rumah sakit itu memiliki kapasitas total sekitar 2 ribu kamar yang disiapkan.

    Hingga 22 Maret 2020, pemerintah mencatat jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 514 orang. Dari jumlah tersebut, 48 orang meninggal. Sedangkan untuk pasien sembuh, ada 29 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.