Pasien COVID-19 Kluster Bogor di Batam Meninggal, Pernah ke Yogya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Batam - Pasien positif terinfeksi COVID-19 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, meninggal pada Minggu malam, 22 Maret 2020. Pasien tersebut merupakan salah satu jemaah yang mengikuti seminar yang diselenggarakan sebuah gereja di Bogor, Jawa Barat, pada akhir Februari.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, mengatakan, pasien tersebut meninggal pada pukul 19.30 WIB. "Betul satu pasien positif di Batam meninggal," kata dia.

    Didi melanjutkan, pasien tersebut merupakan pasien pertama di Batam atau 01. Pasien perempuan berumur 51 tahun itu memiliki riwayat perjalanan Bogor, Jakarta, dan Yogyakarta.

    "Dia menghadiri acara keagamaan di Bogor akhir Februari. Beberapa orang yang hadir di acara yang sama dari beberapa daerah seperti Jakarta, Lampung, Malang juga positif (COVID-19), bahkan meninggal juga," kata Didi menerangkan.

    Pasien tersebut mendapat perawatan sejak 14 Maret lalu. Pada 19 Maret 2020 dia dinyatakan positif terinfeksi penyakit virus corona 2019, dan hari ini meninggal.

    Dinas Kesehatan setempat langsung melakukan penelusuran dan sedikitnya 60 orang yang diketahui pernah berinteraksi langsung dengan pasien tersebut sudah dikarantina. 

    Setidaknya di Batam sudah terdapat 2 pasien positif COVID-19, serta 31 pasien dalam pengawasan dan 248 orang lainnya dalam pemantauan. Pemerintah belum berani menutup seluruh akses masuk ke Batam pasalnya akan berdampak kepada ekonomi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.