Deteksi Virus Corona, Rapid Test Dikonfirmasi dengan RT PCR

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test. Shutterstock

    Ilustrasi rapid test. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan rapid test dapat dikonfirmasi dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) di fasilitas kesehatan. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang terinfeksi atau virus Corona dapat teridentifikasi dengan baik.

    Rapid test digunakan untuk screening sehingga pemerintah bisa mengetahui masyarakat yang tertular. “Rapid test ini akan dikonfirmasi oleh laboratorium yang miliki RT PCR," kata Wiku dalam konferensi pers di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Ahad 22 Maret 2020.

    Wiku mengatakan saat ini sudah banyak laboratorium di Indonesia yang memiliki RT PCR. Laboratorium-laboratorium ini disebut dapat mengidentifikasi virus Corona secara cepat bila disediakan raegent yang cepat dari hasil rapid test. "Perlu diketahi laboratorium di Indonesia yang memiliki RT PCR jumlahnya banyak, dan itu apabila disediakan dengan raegent yang tepat, dapat mengidentifikasi dengan lebih cepat," ucap Direktur Direktorat Kemitraan dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia ini.

    Adapun rapid test, kata dia ada dua macam. Pertama adalah antigen rapid test, yang disebutnya memiliki tingkat konfirmasi yang tinggi. Selain itu ada antibodi rapid test, yang menurutnya harus dilakukan secara berulang bila hasilnya menunjukkan negatif atau tidak terjangkit virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.