Gugus Tugas Corona Inventarisir Kebutuhan Logistik dan Protokol

Reporter

Pekerja menyiapkan alat medis di Wisma Atlet yang akan dijadikan RS khusus Corona, di Jakarta, 21 Maret 2020. Foto: KEMENBUMN

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan enam kebutuhan logistik penanganan virus Corona dan berbagai protokol pencegahan untuk masyarakat dan penanganan medis di fasilitas kesehatan.

Enam kebutuhan logistik penanganan Corona yang disampaikan Wiku dalam konferensi pers di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Ahad 22 Maret 2020 itu adalah:

  1. Daftar kebutuhan alat dan logistik kesehatan, prioritas pertama alat pelindung diri (APD)
  2. Reagents RT PCR
  3. Viral transport media
  4. Rapid diagnostic test
  5. Nasal swab Dacron
  6. Ventilator

Tim pakar juga telah menyusun berbagai protokol pencegahan di masyarakat dan penanganan medis di fasilitas kesehatan. Tim pakar dalam penyusunan protokol ini didampingi dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Rumah Sakit Indonesia, dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Protokol pencegahan yang disusun itu adalah:

  1. Komunikasi informasi edukasi masyarakat tanpa tatap muka
  2. Manajemen tata kelola pasien dan rujukan calon pasien,
  3. Tata kelola rapid test dan pemeriksaan laboratorium lain,
  4. tata kelola pasien di rumah sakit, kelima tata kelola karantina dan isolasi,
  5. Penanganan pasien meninggal

    Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta masyarakat mengupayakan hidup bersih dan sehat, selain juga menjaga jarak fisik sebagaimana ditetapkan oleh WHO. Rapid test sebagai upaya identifikasi juga dipercaya dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona. "Rapid test perlu dilakukan di fasilitas kesehatan dengan bantuan petugas medis."






Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

8 jam lalu

Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

Indonesia sedang dalam tahap pembicaraan dengan beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria untuk mengekspor vaksin COVID-19 buatan dalam negeri.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

7 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

10 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

11 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

16 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

17 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

24 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

27 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

34 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

35 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.