Pemerintah akan Bagikan 12 Juta Masker Bedah untuk Tenaga Medis

Pekerja menyusun masker yang telah selesai dibuat di sebuah pabrik masker medis di Monufia, Mesir, 19 Maret 2020. Pabrik produk medis sekali pakai terbesar di Mesir telah melipatgandakan produksi masker medisnya guna memenuhi besarnya permintaan di tengah wabah coronavirus baru (COVID-19). Xinhua/Ahmed Gomaa

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan masker bedah untuk penanganan Virus Corona.

Masker-masker ini rencananya akan dibagikan kepada tenaga medis yang membutuhkan di daerah-daerah. "Mulai besok kami di Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan masker bedah sebanyak 12 juta lebih, kemudian masker N95 lebih dari 81 ribu," kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, 21 Maret 2020.

Yurianto mengatakan sistem distribusi yang dipilih pemerintah, masih sama dengan sebelumnya. Yakni pemesanan lewat Dinas Kesehatan Provinsi masing-masing daerah. Dengan metode ini, ia meyakini masker dapat terdistribusi secara merata.

"Kita akan mendorong (distribusi lewat) Dinas Kesehatan Provinsi. Dan silakan end-user, rumah sakit, klinik, dan sebagainya yang membutuhkan ini, mengajukan lewat Dinas Kesehatan Provinsi," kata Yurianto.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk pengadaan alat pengamanan dasar (APD) ini sudah kuat. Masker sudah siap digunakan dan didistribusikan. Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo sebelumnya, yang meminta agar APD bagi petugas kesehatan yang turun langsung merawat pasien terjangkit Corona, dapat dijamin.

Tak hanya masker, Jokowi juga meminta alat kesehatan lain seperti hand sanitizer juga dapat tersedia. Ia juga meminta ekspor masker dan alat-alat kesehatan yang diperlukan, disetop terlebih dahulu di masa pandemi virus corona ini.






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

3 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

4 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

6 hari lalu

Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi atau SIM Keliling di lima titik Jakarta, Rabu, 28 September 2022.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

6 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

7 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

12 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

13 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

18 hari lalu

Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

Pakar menyebut kemungkinan orang dapat melepas masker di ruang terbuka, termasuk persentase vaksinasi booster bila sudah tinggi.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

21 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

23 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.