Hadapi Corona, Yusril Ihza: Nyawa Rakyat Utama, Ekonomi Nomor 2

Reporter

Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan dalam menghadapi virus Corona pemerintah harus mendahulukan penyelamatan nyawa rakyat.

Apa pun pilihan yang dilakukan pemerintah, menurut Yusril Ihza, tujuannya harus mendahulukan keselamatan nyawa masyarakat. Sedangkan pertimbangan ekonomi menjadi nomor dua. 

"Apakah melakukan pembatasan keramaian umum bahkan melakukan lockdown, tujuan utamanya harus satu: menyelamatkan nyawa rakyat," kata Yusril Ihza melalui keterangan tertulis, Jumat 20 Maret 2020.

Dia menjelaskan ekonomi hancur lazim di negara-negara yang terdampak Corona. Namun ekonomi bisa dibangun kembali, berbeda dengan nyawa yang tak bisa dikembalikan lagi.

Menurut Yusril Ihza menyelamatkan nyawa rakyat adalah amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Mengutip Pembukaan UUD 1945, Yusril Ihza menuturkan, negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

"Hak untuk hidup adalah hak setiap orang. Negara wajib melindungi."

Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019 tersebut pun mendorong pemerintah agar tidak ragu-ragu memilih yang terbaik untuk dilakukan dan konsisten dengan kebijakan yang diambil. Transparansi harus dilakukan oleh pemerintah sehingga tidak ada informasi yang ditutup-tutupi.

"Terbukalah kepada rakyat, terbukalah kepada dunia, tentang apa yang sesungguhnya terjadi di negara kita," ucap Yusril Ihza.






Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

6 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

7 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

13 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

21 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

23 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

30 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

31 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

32 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.


Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

33 hari lalu

Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

Korea Selatan mencabut aturan tes Corona untuk turis asing sebelum keberangkatan.


Korea Utara Longgarkan Aturan Covid-19

52 hari lalu

Korea Utara Longgarkan Aturan Covid-19

Warga Korea Utara sekarang tak perlu lagi menggunakan masker dan social distancing karena aturan Covid-19 sudah dilonggarkan