Antisipasi Merebaknya Virus Corona, Makam Sunan Bonang Ditutup

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Santri Pesantren Waria Al Fatah Kotagede, Yogyakarta, berziarah di petilasan Sunan Bonang di Rembang, Jawa Tengah. TEMPO/Shinta Maharani

    Santri Pesantren Waria Al Fatah Kotagede, Yogyakarta, berziarah di petilasan Sunan Bonang di Rembang, Jawa Tengah. TEMPO/Shinta Maharani

    TEMPO.CO, Tuban-Makam Sunan Bonang di depan Alun-alun Tuban ditutup sementara untuk mencegah meluasnya wabah virus corona. Begitu juga dengan kunjungan Makam Syekh Maulana Asmoroqondi yang merupakan ayah dari Sunan Ampel. Dua situs makam tersebut memang banyak dikunjungi peziarah.

    Soal penutupan sementara tempat keramaian dan wisata religi itu tertuang dari Surat Edaran Bupati Tuban tertanggal 16 Maret 2020, Nomor:440/1592/414.103/2020 perihal peningkatan Kewaspadaan terhadap Corona Virus Disease (Covid-19) di Tuban.

    Sesuai rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Tuban pada 18 Maret 2020, disepakati bahwa dilakukan penutupan sementara tempat wisata religi. “Ditutup sementara,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana dalam keterangan persnya Kamis, 19 Maret 2020.

    Sejumlah hiburan malam seperti karaoke juga untuk tutup sementara. Lokasi hiburan malam di Tuban sebagian besar berada di pesisir pantai utara. Mulai dari Kecamatan Bancar, Tambakboyo, Jenu hingga di Widang.

    Di Kabupaten Lamongan, Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Goa Maharani di Kecamatan Paciran juga ditutup untuk sementara. Menurut Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lamongan Yurohnur Effendi, penutupan semua tempat hiburan dilakukan sejak Kamis hari ini.

    ”Penutupan diberlakukan hari ini, sebagai antisipasi merebaknya virus corona,” ujar Yurohnur yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan ini pada Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.