Doni Monardo Minta Kemudahan untuk Datangkan Alat Tes Corona

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki terminal Poris di Kota Tangerang, Banten, Jumat, 6 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. ANTARA/Fauzan

    Calon penumpang menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki terminal Poris di Kota Tangerang, Banten, Jumat, 6 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gugus Tugas Penanganan virus Corona atau Covid-19, Doni Monardo mengatakan saat ini alat tes kilat atau rapid test untuk memeriksa virus Corona masih belum dimiliki Indonesia. Karena itu, ia kan meminta kemudahan regulasi agar alat yang didatangkan dari sejumlah negara itu bisa segera tiba.

    "Kita mungkin nanti akan meminta izin kepada Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, dan juga BPOM, untuk mempermudah akses," kata Doni dalam konferensi pers lewat video conference, Kamis, 19 Maret 2020.

    Doni mengacu pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. BNPB memang mendapatkan kemudahan akses. Doni yang juga merupakan Kepala BNPB telah menegaskan bahwa pandemi virus Corona di Indonesia sudah termasuk ke dalam bencana non-alam.

    Namun Doni belum dapat memastikan berapa banyak jumlah medical kit untuk tes kilat yang akan digunakan. Ia pun tak menjelaskan negara yang akan mengimpor alat ini untuk Indonesia.

    Doni menyebut Indonesia akan meniru langkah negara-negara yang lebih dulu menggunakan alat ini, seperti Cina, Korea Selatan dan Jepang.

    Pengadaan rapid test untuk memeriksa Corona, kata Doni, memang baru disepakati baru-baru ini. Hal tersebut disepakati oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. "Gugus Tugas sudah mendapat izin dari Menteri Kesehatan mulai dari 17 Maret lalu ketika terselenggaranya rapat tingkat menteri yang dipimpin oleh Menko PMK dan Menko Polhukam dan Menteri lainnya," kata Doni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.