Pasien Corona Meninggal Jadi 25 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020. Yuri menyatakan seorang WNA menjadi pasien Positif Virus Corona Covid-19 pertama yang meninggal di Indonesia. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020. Yuri menyatakan seorang WNA menjadi pasien Positif Virus Corona Covid-19 pertama yang meninggal di Indonesia. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan jumlah angka pasien positif Corona yang meninggal di Indonesia. Jumlahnya kini mencapai 25 orang.

    "Kasus meninggal ada penambahan di DKI Jakarta sebanyak 5 orang sehingga jadi 17 orang. Penambahan di Jawa Tengah 1 orang, jumlah 3," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis, 19 Maret 2020.

    Pasien meninggal terbanyak berasal dari DKI Jakarta dengan 17 orang. Angka ini diikuti Jawa Tengah 3 orang, Provinsi Bali 1 orang, Banten 1 orang, Jawa Barat 1 orang, Jawa Timur 1 orang, dan Sumatera Utara 1 orang.

    Sementara itu, terjadi juga penambahan pasien positif Covid-19. Pada periode dari 18 Maret sampai 19 Maret pukul 12.00 WIB, ada penambahan sebanyak 82 kasus positif sehingga total keseluruhan 309 kasus positif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.