411 WNA Ikut Ijtima se-Asia, Ada dari Negara Pandemi Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah Tabligh di Bangladesh. [Al Jazeera]

    Jamaah Tabligh di Bangladesh. [Al Jazeera]

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo menyatakan peserta Ijtima se-Asia di Desa Pakatto, Gowa, akan diisolasi sementara. Ini dilakukan setelah acara tesebut dinyatakan ditunda di tengah mewabahnya virus corona.

    "Kami sepakat mengisolir diri sementara di lokasi kegiatan sampai menunggu jadwal pemulangan ke negara masing-masing," kata Adnan di Gowa, Rabu, 18 Maret 2020. Acara Jamaah Tabligh itu direncanakan dihadiri 8 peserta dari berbagai negara.

    Dihimpun dari sumber Tempo di pemerintahan, pada 18 Maret 2020, pukul 13.30 Wita, jamaah Warga Negara Asing yang sudah masuk ke lokasi berjumlah 411 orang dari sembilan negara.

    Mereka adalah dari Pakistan 58 orang, India 35 orang, Malaysia 83 orang, Thailand 176 orang, Brunei 1 orang, Timor Leste 24 orang, Arab saudi 8 orang, Bangladesh 24 orang, Filipina 2 orang.

    Adnan mengatakan persuasi agar panitia membatalkan acara yang awalnya berlangsung pada 19-22 Maret itu dilakukan di tengah pandemi virus corona yang melanda dunia. Komunikasi dengan panitia dilakukan diantaranya oleh Dandim Gowa Letkol Arh Muhammad Suaib dan Kapolres Gowa AKBP Boy F Samola.

    Adnan menyatakan umumnya masyarakat yang mengadukan hal itu tidak melarang kegiatan, hanya saja waktunya yang tidak tepat di tengah penularan pandemi virus corona.

    Adnan juga menyampaikan apresiasinya kepada Kapolres dan Dandim Gowa yang terus melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi Ijtima Dunia itu.

    Dalam kesepakatan yang terbangun antara pihak pengamanan dengan penyelenggara kegiatan, dicapai kata sepakat untuk menunda kegiatan, para peserta juga menerima dilokalisir sambil menunggu jadwal pemulangan ke negara masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.