Pandemi Corona, Ijtima se-Asia di Gowa Dibatalkan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah Tabligh di Bangladesh. [Al Jazeera]

    Jamaah Tabligh di Bangladesh. [Al Jazeera]

    TEMPO.CO, Makassar - Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, mengumumkan pembatalan ijtima se-Asia di Desa Pakkatto, Bontomarannu, Gowa. Pembatalan ini terjadi setelah aparat setempat melakukan lobi ke panitia di tengah kekhawatiran mewabahnya virus corona.

    "Alhamdulillah, akhirnya sepakat ijtima dunia ditunda/dibatalkan pelaksanaannya," kata Adnan melalui akun pribadi Instagramnya, Kamis, 19 Maret 2020.

    Menurut Adnan, persuasi agar panitia membatalkan acara ini dilakukan aparat setempat, termasuk Dandim dan Kapolres Gowa. Pihak pemerintah daerah juga sepakat untuk mengisolasi sementara jamaah yang sudah terlanjur tiba di lokasi hingga menyusun jadwal kepulangan masing-masing.

    "Pemda tadi pagi sudah mengirim tim kesehatan untuk memeriksa dan melakukan disinfektan," kata Adnan.

    Awalnya, acara yang digelar Jamaah Tabligh ini akan berlangsung pada 19-22 Maret 2020. Pembatalan dilakukan di tengah mewabahnya virus corona yang kini menjadi pandemi di seluruh dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.