Yogyakarta Rilis Peta Kasus Corona, Ini Sebarannya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Jalanan Malioboro Yogya, Titik Nol Kilometer dan Taman Pintar Yogyakarta, Selasa 17 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Suasana Jalanan Malioboro Yogya, Titik Nol Kilometer dan Taman Pintar Yogyakarta, Selasa 17 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan Yogyakarta meluncurkan peta elektronik sebaran kasus Corona, baik untuk yang statusnya positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Peta itu bisa diakses melalui alamat http://corona.jogjaprov.go.id/map-covid-19-diy.

    Dalam peta itu ada wilayah dengan penanda atau marker merah untuk menunjukkan pasien positif Covid-19, penanda oranye untuk pasien dalam pengawasan (PDP), dan marker biru untuk orang dalam pemantauan (ODP).

    Hasilnya, untuk marker merah atau positif Corona merupakan laki laki Warga Negara Indonesia (WNI) usia tiga tahun yang berada di area Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta. Adapun marker merah kedua juga laki laki WNI usia 58 tahun yang berdomisili di kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

    Untuk marker orange atau pasien dalam pengawasan (PDP) tersebar antara lain di Kecamatan Wirobrajan, Kecamatan Mergangsan, Kecamatan Gondomanan, Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta. Juga di Kecamatan Patalan, serta Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul.

    Sedangkan marker biru atau status orang dalam pengawasan terkait Covid sebarannya lebih merata di seluruh kabupaten/kota DI Yogyakarta. Seperti Kecamatan Minggir dan Moyudan Kabupaten Sleman. Lalu ada Kecamatan Galur, Kokap, Wates, Pengasih, Sentolo, dan Panjatan di Kabupaten Kulon Progo. Juga di Srandakan, Pundong, Banguntapan,  Bantul, Piyungan dan Sewon di Kabupaten Bantul.

    Untuk ODP di wilayah Kabupaten Gunungkidul ada di kecamatan Playen, Patuk, Nglipar, Gedangsari,Semanu, Tanjungsari,  dan Karangmojo. Adapun ODP kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman tersebar di Kecamatan Berbah, Sleman, Depok, dan Kalasan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.