Khofifah Minta Daerah Tutup Hiburan Malam dan Tempat Wisata

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima pengungsi dari Wamena di gedung Bakorwil  Malang. Sebanyak 120 orang, 15 di antaranya anak-anak meninggalkan Wamena karena kerusuhan. Tempo/Eko Widianto

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima pengungsi dari Wamena di gedung Bakorwil Malang. Sebanyak 120 orang, 15 di antaranya anak-anak meninggalkan Wamena karena kerusuhan. Tempo/Eko Widianto

    TEMPO.CO, Surabaya-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur melakukan pembatasan sampai penutupan operasional tempat pariwisata dan hiburan malam untuk pencegahan penyebaran virus corona.

    "Kami berharap bahwa nanti malam mereka sudah saling menyesuaikan diri untuk menutup tempat-tempat hiburan malam," kata Khofifah saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu, 19 Maret 2020.

    Keputusan itu, menurut Khofifah, diambil setelah dia melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha pariwisata yang tergabung di antaranya GIPI, ASITA, HPI, PHRI, HIPERHU, PUTRI, BPPD, dan Kadin dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona.

    Khofifah mengatakan pembatasan sampai penutupan operasional tempat pariwisata, khususnya hiburan malam, dilakukan karena di sana banyak dikunjungi banyak orang. "Biasanya banyak dihadiri oleh masyarakat," kata mantan Menteri Sosial itu.

    Sebelumnya Khofifah mengatakan hingga kini di Jawa Timur ada delapan pasien yang positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu, satu dinyatakan meninggal. Pasien yang meninggal tersebut diketahui sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar Malang.

    Penutupan sejumlah tempat pariwisata sebelumnya telah dilakukan Pemerintah Kota Surabaya sejak 15 Maret lalu. Di antaranya Halaman Monumen Tugu Pahlawan dan Wisata THP Kenjeran. Kebun Binatang Surabaya kemudian menyusul ditutup mulai Selasa lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.