Pulang dari Eropa, Pejabat BUMD Cianjur Akan Langsung Dikarantina

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menggunakan masker saat melintasi Colliseum pada hari ketiga lockdown setelah meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 di Roma, Italia, 12 Maret 2020. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

    Seorang warga menggunakan masker saat melintasi Colliseum pada hari ketiga lockdown setelah meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 di Roma, Italia, 12 Maret 2020. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

    TEMPO.CO, Cianjur - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sudah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno Hatta untuk mengidentifikasi pejabat Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur. Koordinasi itu berkaitan dengan sejumlah pejabat BUMD Cianjur yang tengah liburan ke Eropa di tengah pandemi Corona.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan, berdasarkan informasi, sejumlah pejabat Perumdam Tirta Mukti itu akan segera pulang dalam waktu dekat. Oleh sebab itu, dinas perlu segera berkoordinasi dengan KKP Kelas 1 Bandara Soekarno Hatta.

    "Kami sedang menunggu konfirmasi lanjutan dari KKP Soetta. Kalau dari KKP dinyatakan lolos pemeriksaan, nanti tim dari dinkes akan menjemput ke Bandara Soetta," ujar Yusman kepada wartawan di Cianjur, Rabu 18 Maret 2020.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Yusman, pejabat Perumdam Tirta Mukti yang sedang berada di Eropa itu sebanyak lima orang. Mereka terdiri dari Direktur Utama, Direktur Umum, Kepala Bagian Produksi, Kasubbag Kas dan seorang staf Bagian Produksi. Kabarnya, mereka juga membawa serta istri.

    "Mereka nanti akan diisolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara ini ada lima orang yang berangkat. Iya, ada yang membawa istrinya. Ada tiga orang. Jadi jumlahnya sebanyak 8 orang. Laki-laki lima orang, perempuan tiga orang," kata Yusman.

    Informasi yang dihimpun, pejabat teras yang liburan ke Eropa itu berangkat pada 13 Maret lalu. Awalnya mereka hendak melaksanakan umrah.

    Namun, karena pemerintah Arab Saudi menangguhkan dulu sementara umrah, akhirnya mereka mengalihkan perjalanan ke Eropa. Sesuai jadwal, mereka akan kembali ke Indonesia pada 23 Maret mendatang. Bahkan kabarnya mereka akan mempercepat proses pulang ke Indonesia.

    Sementara itu, sejauh ini jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Cianjur terdata sebanyak 50 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang. "Yang PDP, dua orang sudah pulang," kata Yusman.

    Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, menegaskan, dirinya tidak menandatangani permohonan izin cuti sejumlah pejabat teras yang sekarang kabarnya berlibur di Eropa. Tresna menyarankan untuk mengetahui lebih detail proses izin agar mengonfirmasi ke Bagian Perekonomian atau Sekretaris Daerah.

    "Izin cuti mah sanes ti abdi, tapi ti pemda (Izin cuti bukan dari saya, tapi dari pemda)," kata Tresna.

    Tresna tak mengetahui para pejabat teras Perumdam Tirta Mukti itu berada di Eropa. Sepengetahuannya, mereka hendak melaksanakan ibadah umrah. "Waktu itu saya tahunya juga pas mau CNL (Cianjur Ngawangun Lembur). Saya bilang selamat dan berkah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara