Pemerintah Siapkan Wisma Atlet Jakarta Jadi Rumah Sakit Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI dengan gejala infeksi virus Corona keluar dari mobil ambulans untuk menjalani tes di rumah sakit pemerintah, Gandhi di Hyderrabat ,India. [TELANGANA TODAY]

    WNI dengan gejala infeksi virus Corona keluar dari mobil ambulans untuk menjalani tes di rumah sakit pemerintah, Gandhi di Hyderrabat ,India. [TELANGANA TODAY]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan sejumlah tempat untuk diubah menjadi rumah sakit khusus menampung pasien terinfeksi virus corona (Corona-19). Salah satunya adalah Wisma Atlet, Jakarta.

    Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan kabar ini. "Ya, salah satunya," katanya saat ditemui Tempo di ruang kerjanya, Kompleks Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Menurut Pramono, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara, TNI, dan Polri agar menyiapkan rumah sakit cadangan. Pemerintah mengambil langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien terinfeksi Covid-19 di Indonesia.

    Selain Wisma Atlet, pemerintah telah menetapkan Hotel Patra Comfort sebagai rumah sakit khusus.
    "Sampai Hotel Patra pun direnovasi dalam rangka kalau kemudian memang seperti yang diprediksi," katanya.

    Menurut Pramono, pemerintah menyiapkan banyak tempat untuk dijadikan rumah sakit cadangan. Namun, ia menolak untuk membeberkannya. "Banyak. Saya enggak berwenang," tuturnya.

    Selain menyiapkan rumah sakit cadangan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk meminimalisir penularan virus corona ini. Salah satunya dengan imbauan social distancing atau membatasi kegiatan sosial dengan berdiam diri di rumah.

    "Dengan apa yang disampaikan presiden kalau dilakukan secara ketat misalnya social distancing itu minimal akan membatasi (penularan)," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.