Lawan Wabah Virus Corona, JK: Ini Perang Besar yang Tak Kelihatan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Masjid Indonesia (DWI), Jusuf Kalla saat meninjau lokasi penyemprotan cairan desinfektan di Masjid Al Munawar, Pancoran, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2020. Penyemprotan yang dilakukan di sejumlah masjid di Jakarta untuk mencegah wabah virus corona (covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Ketua Dewan Masjid Indonesia (DWI), Jusuf Kalla saat meninjau lokasi penyemprotan cairan desinfektan di Masjid Al Munawar, Pancoran, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2020. Penyemprotan yang dilakukan di sejumlah masjid di Jakarta untuk mencegah wabah virus corona (covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK mengatakan mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak. Ia mengilustrasikan keadaan saat ini seperti perang besar.

    "Kita harus bersama-sama. Ini perang besar yang tidak kelihatan," kata JK usai bertemu dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Menara Kadin, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Dalam kondisi seperti ini, kata JK, semua orang memainkan perannya masing-masing. "Harus bersatu. Ada yang bekerja, ada yang menyumbang, ada yang bikin koordinasi, dan sebagainya."

    Menurut JK, pemerintah bertugas untuk mengobati pasien positif corona. Sedangkan tugas masyarakat adalah serempak menjaga diri masing-masing agar tidak terpapar virus Corona.

    JK menuturkan waktu bagi Indonesia terbatas untuk bersiap-siap dalam peperangan melawan virus Corona ini. Ia menjelaskan jumlah pasien positif Corona setiap hari naik rata-rata 30 persen. "Kemarin masih 134 (orang) sekarang sudah 174 (orang). Itu naik dalam waktu sehari. Bagaimana dengan sebulan?"

    PMI telah menugaskan 3.000 relawannya untuk membantu membersihkan tempat-tempat umum demi mencegah penyebaran virus Corona. "Khusus di Jawa dan Bali. Di tempat lain ada, tapi Corona episentrumnya di Jakarta," ujar JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.