Balita di Yogyakarta yang Positif Corona Sudah Negatif

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri untuk memeriksa pasien suspect virus Corona di ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Jumat, 6 Maret 2020. Kasus Nomor 1 suspect COVID-19 yang dalam masa observasi kondisinya juga sudah sembuh dan masih menunggu hasil uji spesimen dari laboratorium di Jakarta. ANTARA

    Seorang petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri untuk memeriksa pasien suspect virus Corona di ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Jumat, 6 Maret 2020. Kasus Nomor 1 suspect COVID-19 yang dalam masa observasi kondisinya juga sudah sembuh dan masih menunggu hasil uji spesimen dari laboratorium di Jakarta. ANTARA

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kondisi balita di Yogyakarta yang dinyatakan positif virus Corona (Covid-19), membaik. Balita berusia 3 tahun 8 bulan ini diisolasi di Rumah Sakit Umum Pusat
    (RSUP) dr. Sardjito sejak 9 Maret 2020.

    "Kemarin sore (16/3) hasil pemeriksaan laboratorium (terhadap balita itu) hasilnya sudah negatif," ujar Juru Bicara Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk penanganan pandemi Corona, Berty Murtiningsih Selasa, 17 Maret 2020.

    Walau sudah bersih dari paparan virus, namun anak yang diisolasi bersama kedua orang tuanya itu masih belum diperbolehkan pulang. "Belum diperbolehkan pulang, masih dalam waktu pemantauan," ujar Berty.

    Berty mengatakan walau sudah dalam kondisi negatif virus, namun tak serta merta anak itu dinyatakan sembuh. Kewenangan yang bisa menyatakan anak itu sembuh dan boleh pulang hanya rumah sakit.

    "Nanti ada keterangan kalau sudah diperbolehkan pulang oleh rumah sakit termasuk apakah sudah dinyatakan sembuh atau tidak," ujarnya.

    Berty menambahkan saat ini, pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium kedua orang tua balita yang diisolasi bersama anaknya. "Semoga nanti sore hasil uji (orang tua balita itu) sudah keluar," ujarnya.

    Sebelumnya, Kepala Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Sardjito Banu Hermawan mengatakan balita positif Covid-19 itu dirawat di RSUP dr. Sardjito sejak Senin, 9 Maret 2020. Ia merupakan pasien rujukan dari RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta."Jadi pasien ini kan habis kunjungan dari Kota Depok bersama orang tuanya. Kemudian dia pulang dia mengalami demam dan batuk," kata Banu pada Ahad, 15 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.